Emil: HPMB adalah wadah berhimpun bukan untuk memecah belah

oleh -344 views

IMG_20160405_151102Makassar– Terkait dengan isu kudeta yang berujung isu bakal dicopotnya Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Bantaeng ( HPMB), Wardiman Sipato, membuatsalahsatu Dewan Pembina HPMB angkat bicara.

Emil Anfari S,Pd, salahsatu Dewan Pembina organisasi ini meyayangkan adanya konflik internal di tubuh HPMB yang menuai sorotan, khususnya di media sosial adanya sejumla oknum kader yang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pengusutan dana hiba yang diduga di selewankan sejalan dengan desas desus kudeta tersebut.

“Ini sangat memprihatinkan, dikarenakan ini sangat biasa terjadi di dalam tubuh HPMB seorang ketua umum dikudeta dan di berikan isuh miring mengenai penggelapan uang.  Dan sangat disayangkan lagi hal ini berulang di periode ini,” ucap Emil dalam rilis yang diterima indotimnews.com, Selasa (5/4).

Menurutnya, HPMB adalah wadah berhimpun bukan wadah memecah belah.  Jadi, gerakan isu  pengkudetaan yang di lakukan oleh sejumlah opnum kader sangat dia sayangka. Apa lagi ini di motori oleh 2 dewan pembina HPMB yang harusnya memperbaiki lembaga ini dengan bercermin apa yang kemudian terjadi pada masa lalu HPMB.

“Dua dewan penasehat ini tidak mewakili dan tidak berhak mengatas nama kan dewan pembina. Lembaga kita ini adalah lembaga yang harusnya menghimpun bukan malah memecah belah mereka dengan memotori gerakan-gerakan semacam ini. Jangan sampai ketika kita selalu melakukan hal seperti ini akan menjadi sebuah kebiasaan yang tidak mendidik bagi adik-adik kita di tubuh HPMB,” tamba Dewan Pembina HPMB tersebut.

Lanjut Emil, pleno yang ber ujung isu kudeta yang di lakukan segelintir orang itu saya anggab tidak sah dikarnakan ini tidak berpatokan pada AD-ART organisasi dan marwahnya sebagai wadah berhimpun bukan wadah perpecahan.

“Saya juga heran,  entah apa tujuan dibalik ini semua dan muda-mudahan HPMB tidak di arahkan ke hal-hal lain lagi. Adapun mengenai isuh Dana hiba yang di duga diselewengkan oleh ketua umum. Kita harusnya menyerahkan ini ke pihak yang berwajib dan menunggu prosesnya. Negara ini negara hukum.serahkan ini semua ke hukum. Kalau ketua suda jadi tersangka maka itu wajar di ganti,” pungkasnya.

Citizen Report: Wardiman Sipato

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.