Home / HUKRIM / 3 Korban Luka Parah Dianiaya Kelompok Preman di Jalan Baji Pangasseng. Aparat Kepolisian Diminta Tegas!

3 Korban Luka Parah Dianiaya Kelompok Preman di Jalan Baji Pangasseng. Aparat Kepolisian Diminta Tegas!

MAKASSAR– Aksi Kriminalitas di seputaran Jalan Cendrawasih dan Jalan Baji Pangasseng, dinilai warga setempat semakin tak terkendali lagi.

Bahkan dari pengakuan sejumlah warga, aksi kriminal kerap menelan korban dan minim tindakan dari aparat kepolisian setempat.

Nah, premanisme didaerah Jalan Baji Pangasseng seolah tidak terkendali laeo.

Kali ini korbannya 1 orang warga Jalan Malengkeri dan 2 orang warga Kabupaten Gowa, Sa tu dini hari (12/5/18), sekitar Pukul 02.00 Wita, menjadi korban kejahatan kelompok premanisme itu.

Ketiga saat ini tergeletak di RS Bhayangkara mengalami luka yang sangat serius.

Salahsatu korbannya, Wahyu warga malengkeri yang bergandengan bersama temannya harus kehilangan dua jarinya akibat geng preman yang ada di daerah tersebut.

Sementara dua korban lainnnya, Dhana dan Fahmi masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

Dhana mengalami luka menganga dibagian belakang kepala, luka lebam bengkak diwajah dan matanya, luka dalam didada karena sudah mengalami muntah darah hingga 5 kali.

Sedangkan Fahmi mengeluarkan darah ditelinga, luka di kepala dan penuh luka di seluruh wajahnya.

Kronogis kejadiannya menurut saksi mata bernama Yusran, Sabtu dini hari 12 Mei 2018, sekitar Pukul 02.00 Wita, sepulang dari pantai losari bersama Dhana dan Fahmi melewati jalan Cendrawasih.

“Di depan jl. Baji Pangasseng tiba tiba mereka dipalangi bambu oleh pelaku tanpa sebab dan ketahui permasalahannya apa, setelah kami terjatuh langsung mereka menyerang membabi buta dengan parang dan balok, saya sempat lolos lari setelah terjadi penyerangan,” ungkapnya yusran.

Sementara korban lainnya wahyu di keroyok beberapa waktu saat melintas juga di tempat kejadian, menurut penuturan saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya bahwa wahyu kehilangan jari karena saat di tebas dia memegang mata samurai dan mengayungkan kearahnya.

“Saya masih sempat lihat Dhana dari kejauhan berkelahi dengan puluhan orang pelaku, saya kesana mau bantu tapi pelaku sudah kabur semua,” tambahnya.

Sedangkan paman korban Dhana mengancam dan mengatakan, kalau pihak kepolisian tidak bisa mengamankan pelaku sampai malam ini mak, JalanBaji Pangasseng dan sekitarnya akan dipenuhi orang dari Pallangga dan Bajeng Kabupaten Gowa akan turun untuk mencari pelaku.

“Apa susahnya polisi mencari pelaku karena disana itu banyak cctv di setiap ruko, kami siap berlakukan hukum adat untuk mengamankan preman preman ini,” ujar Dadang Dg Nai geram.

Laporan: Darwis HAM

loading...