50 Peserta Lelang Jabatan di Makassar Ikuti Tes Wawancara

oleh -683 views

Ilustrasi-Lelang-Jabatan-300x225(2)-1-1Makassar– Sebanyak 50 peserta lelang jabatan calon camat mengikuti tes wawancara di ruang Prayudi, Lembaga Administrasi Negara (LAN) Jl. Raya Baruga Antang, Kamis (9/10/2014)..

Sebelumnya mereka mengikuti ujian tertulis bersama ratusan calon lurah lainnya untuk untuk menduduki posisi 14 camat dan 143 lurah di Kota Makassar.
Ke 50 calon camat ini kembali diikuti 14 camat incumbent.

Kepala BKD Kota Makassar, Muh Kasim Wahab mengatakan dihari pertama tes wawancara pesertanya calon camat. Esok harinya untuk calon lurah.

“Kita memilih empat hari tes wawancara. Hari ini sebanyak 50 calon camat mengikuti tes wawancara dan diprioritaskan tuntas hari ini. Besok baru lurah, karena jumlahnya 250 lebih jadi kita ambil empat hari untuk lurah,” kata Kasim, Kamis (9/10/2014).

Peserta diwawancara oleh pansel SDM yang terdiri dari, akademisi, NGO, Ombudsman, LAN, media, pemkot dan tokoh masyarakat.

“Tes wawancara merupakan tahapan akhir. Selanjutnya kita meminta hasilnya dari tim pansel. Selanjutnya untuk penetapannya kita kembalikan ke Baperjakat dan Pak Wali,” ujar
Kasim.

Mantan kabag humas Pemkot Makassar menambahkan setelah 14 camat terpilih, mereka akan dilibatkan untuk menentukan lurah yang akan ditempatkan diwilayahnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto hadir meninjau jalannya tes mengatakan tujuan lelang jabatan ini untuk membuat pondasi yang kuat dalam birokrasinya.

Menurut Danny 8 jalan masa depan adalah visi yang monumental. Itu akan terwujud dengan pondasi yang fundamental.

“Inti dari masalah dan pemecahan masalah sebenarnya ada pada camat dan lurah. Olehnya mereka harus kuat, caranya prosesnya harus teruji dan prosedur yang baku ditambah kreatifitas,” papar Danny.

Ternyata melalui tes yang dilakukan kata pasangan Syamsu Rizal ini, mendapat informasi banyak peserta yang belum paham 8 jalan masa depan.

“Bayangkan kalau mereka tidak dites, ia tentu tidak paham bagaimana tujuan yang kita akan capai,” tandasnya.
Konsultan profesional ini menyampaikan setelah mereka terpilih, masih ada tahapan yang akan dilakukan.

Mereka yang sudah terpilih camat dan lurah, akan mengikuti training. Danny mengatakan training di LAN untuk memperbaharui ilmu pengetahuan pemerintahannya.

Kedua training di TNI untuk kedisiplinan, dan training kegamaan.

“Ini untuk melatih, kemampuan mengelola pemerintahan, hati, sikap displin dan wawasan mereka,” katanya.

Ia menargetkan Oktober proses reorganisasi pemerintahan dan November kapasitas sudah bisa dijalankan camat dan lurah yang baru terpilih.

“Saya akan lantik camat dan mereka akan menandatangani citizen charter. Sedangkan lurah dilantik oleh camat dikantor kecamatan yang dihadiri rt,rw. Supaya mereka punya tanggung jawab dihadapan masyarakat,” kata Danny.

Suami Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail ini menambahkan camat yang memiliki nilai tinggi pada seleksi ini akan dipromosikan mengikuti fit and propert tes eselon II.

“Selanjutnya akan dilakukan tes untuk eselon II. Nanti mereka bersamaan pelantikan camat terpilih,” pungkas Danny.

Sementara Ketua tim pengarah timsel yang juga Deputi Diklat Apartur LAN, Dr. Muh Idris Msi memuji langkah yang dilakukan pemkot Makassar. Ini yang pertama dilakukan di Indonesia.

“Tentu ini menjadi contoh nasional. Bagaimana untuk datang ke Makassar berguru. Karena yang dilakukan di Jakarta lelang jabatan, tidak melibatkan banyak unsur. Disini banyak komponen sebagai timsel. Tujuannya untuk mendorong pemerintahan yang kuat melalui kreatifitas seorang pemimpinnya yakni Pak Danny,” pujinya.

Timsel antara lain, prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA (LAN), Dr. Ir. H. Iskandar, B.P.M.T (Umi), Prof Dr. Sangkala MA (Unhas), Drs. H. Sabri, M.Si (Pemkot), Ir. H. A. Muh. Yasir, MSi (Pemkot), Anwar Ilyas SH (Ombudsman), Mukhramal (Pers), Nurmal Idrus SE, M.M (tomas), Pahir Halim SH (Ombudsman), Muh Akil Rahman, SE, M.Si (NGO), Tamsil (Pers), Hidayat Nahdi Rasul (tomas), Dr. Muh Idris, MSi (LAN), Drs. Imran Samad (Pemkot), Prof. Dr. Jufri, MSi (UNM), Khudri Arsyad (Ombudsman Makassar), Mawardi, SE (NGO), Faizal Syam (Pers Fajar), Arqam Azikin, S.Sos, MSi (tomas), Dr. Andi. Suryanto, MA (LAN), Prof. Dr. Yunus, MSi (Unhas), A. Bukti, SP, MS,I (Pemkot Makassar), Subhan (Ombudsman Sulsel), Ir. Ramsa Tabraman (NGO), Yul Chaidir (Pers Fajar), Dr. Jayadi Nas, MSi (Tomas).(HK/RG).

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.