Home / HUKRIM / 7 Sasaran Operasi Patuh 2018, Digelar 14 Hari. Ini pesan Dirlantas Polda Sulsel!

7 Sasaran Operasi Patuh 2018, Digelar 14 Hari. Ini pesan Dirlantas Polda Sulsel!

MAKASSAR– Lalulintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri), serentak akan menggelar Operasi Patuh 2018 mulai Tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018.

Demikian halnya di Jajaran Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, sebelumnya telah melakukan rapat pemantapan pelaksanaan Operasi Patuh 2018 untuk seluruh jajaran Satlantas Polda Sulsel dengan melakukan analisa dan evaluasi.

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Agus Wijayanto, meminta pada masyarakat Sulsel, khususnya pengguna kendaraan bermotor (Ranmor), baik roda dua maupun roda empat, untuk selalu menyiapkan kelengkapan surat kendaraan saat berkendara.

“Pelaksanaan Operasi Patuh 2018 akan digelar selama 14 hari, oleh karena itu, kami berharap masyarakat pengguna ranmor untuk melengkapi surat kendaraan dan peralatan standar kendaraan,” harap Agus Wijayanto, Selasa (24/4/18).

Menurutnya, dengan adanya operasi patuh ini masyatakat secara bersama meningkatkan kesadaran, dan kepatuhan masyarakat di bidang lalu lintas untuk keselamatan dalam berkendara.

anggota di lapangan. Operasi tersebut mengedepankan tindakan pre-emtif, preventif dan tindakan Gakkum berupa Dakgar Lantas yang potensial mengakibatkan kecelakaan,” paparnya.

Diharapkan dengan operasi Patuh 2018 bisa membangun kesadaran dan pemahaman agar masyarakat sadar dan patuh pada peraturan dan tata tertib lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Inilah sasaran Operasi Patuh 2018 yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

1. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar.
2. Pengendara roda empat yang tidak menggunakan safety belt.
3. Pengendara roda empat yang melebihi batas kecepatan.
4. Mengemudi kendaraan dalam keadaan pengaruh alkohol.
5. Pengendara di bawah umur.
6. Menggunakan HP pada saat mengemudi kendaraan.
7. Melawan Arus.

“Jadilah pelopor Keselamatan Berlalulintas”

Editor: Zullifli Malik

loading...