8 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP di Bone

oleh -517 views

images(162)-1-1Bone– Tidak kurang dari 8 pemuda-pemudi terjaring razia yang dilakukan Petugas gabungan SatPol PP bersama TNI dan pihak Kepolisian di sejumlah rumah kos gelap dan penginapan yang ada di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin malam (13/10).

Razia itu dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang gerah, karena tempat tersebut dijadikan tempat maksiat oleh penghuninya.

Razia yang digelar sejak sekitar pukul 21.00 WITA tersebut, di sejumlah rumah kos yang berada di jalan Majang Kelurahan Majang dan di Kecamatan Tanete Riattang, serta sejumlah wisma, yang salah satunya wisma Rennutta Jalan Latenritatta.

Hasilnya 8 pasangan muda-mudi penghuni kos dan penginapan terpaksa diamankan karena tidak mampu memperlihatkan identitasnya. Bahkan ada dua pasang muda-mudi yang diduga sedang berbuat mesum.

Pada saat digerebek petugas, pasangan yang diduga mesum ini sempat mencoba melarikan diri. Bahkan pada saat melarikan diri pasangan ini masih belum sempat merapikan baju dan pakaian lainnya. Namun keburu tertangkap petugas Satpol PP.

Selanjutnya kedelapan pasangan ini dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan. Tidak hanya itu saja, petugas juga menyeret sejumlah pemilik kos untuk dimintai keterangan.

Kasatpol PP, Bone, M Sainal mengatakan, operasi ini dilakukan karena banyak laporan masyarakat bahwa di sejumlah tempat kos-kosan sudah meresahkan dan dijadikan tempat mesum. Bahkan kerapkali juga terjadi bentrok antar penghuni kos karena persoalan perempuan.

“Razia ini kami lakukan atas adanya laporan masyarakat, yang mengaku resah akan adanya sejumlah pasangan muda-mudi yang kerap menginap di kamar kos, tanpa ikatan suami istri,” jelas Sainal.

Dia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap rumah kos ilegal.

“Kami juga tidak segan-segan untuk menangkap penghuninya maupun pemiliknya, jika mereka tidak mau di tertibkan,” tegasnya. (Andi Eghy)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.