Abraham Samad Kian Tersudut, Supriansyah pun Benarkan Ada Pertemuan di Apartemennya

oleh -184 views

images(11)Indotimnews.com– Badan Reserse Kriminal Mabes Polri telah memeriksa saksi terkait tudingan terhadap Ketua KPK Abraham Samad melakukan pertemuan politik. Pelapor kasus ini adalah Ketua KPK Watch Indonesia Muhammad Yusuf.

Pertemuan rahasia itu pertama kali diungkap lewat tulisan ‘Rumah Kaca Abraham Samad’ di Kompasiana. Disebutkan Samad bertemu dengan petinggi PDIP dan NasDem saat masa pilpres. Disebut-sebut sama masuk radar menjadi cawapres Jokowi.

Kabar itu dibenarkan oleh Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto membeberkan detail isi pertemuan, gaya Samad saat datang dan reaksi Samad ketika batal mendampingi Jokowi.

Pimpinan KPK tegas menyatakan tudingan Hasto hanyalah fitnah. Hasto pun ditantang untuk membeberkan bukti-bukti jadi tidak asal jeplak.

“Salah satu kelemahan utama dari konpers itu, tidak ada satupun bukti dapat ditunjukkan oleh Hasto,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto melalui pesan singkat, Kamis (22/1).

Kini fakta baru telah dibeberkan oleh Supriansyah, pemilik unit Apartemen The Capital Residence. Supriansyah membenarkan adanya kopi darat Samad dengan petinggi PDIP.

Berikut fakta pertemuan tersebut versi Supriansyah:

sementara, Supriansyah, pemilik unit Apartemen The Capital Residence yang terletak di kawasan SCBD, Kuningan, Jakarta Selatan, membenarkan adanya pertemuan antara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dengan politikus PDIP. Menurut Supriansyah, pertemuan tersebut atas permintaan Abraham kepadanya.

Pria yang mengaku biasa dipanggil Anca ini menuturkan awalnya tak mengetahui tujuan Samad meminjam tempatnya tersebut. Karena merasa satu daerah dari Makassar, maka Anca pun bersedia membantu.

“Saya pemilik rumahnya, saya tinggal di situ. Dari awal memang AS (Abraham Samad) lebih awal datang, dan mengatakan apakah tidak masalah saya bertemu teman-teman di sini,” kata Anca menirukan perkataan Samad saat meminjam apartemennya, usai menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/1).

Karena sesama satu daerah dan sama-sama mantan aktivis anti korupsi di Makassar, dia pun tak mempersoalkan tempatnya dipinjam Samad. Dari pengakuannya kepada penyidik, Anca baru mengetahui jika pertemuan yang dilakukan Samad ternyata dengan sejumlah petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Ada AS, Hasto, kalau tidak salah ada Tjahjo Kumolo,” kata Anca.

Anca mengatakan tahu bahwa yang hadir itu Hasto Kristiyanto, yang saat itu menjabat Wasekjen PDIP karena kerap melihatnya dilayar televisi. Sedangkan untuk Tjahjo, yang saat itu menjabat Sekjen PDIP, belakangan diketahuinya karena sering nongol di layar televisi juga.

Terlebih setelah melihat pemberitaan soal pertemuan antara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad dengan sejumlah politikus di ‘rumah kaca’. Yang membuat kedua politikus tersebut angkat bicara ke media, sehingga dirinya mengenalinya.

(merdeka.com)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.