ACC Minta Kejati Limpahkan Kasus Korupsi Garnas Kakao di Luwu

oleh -189 views

images(117)-1-1Makassar– Lebih dari setahun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mendiamkan perkara korupsi Gernas Kakao Luwu dengan Tersangka direktur PT Koya Korporindo Saleh Rahim, Anti Corruption Commite meminta kejaksaan Tinggi segera melimpahkan berkas sesuai perintah putusan Pra Peradilan.

Menurut anggota badan Pekerja Anti Corruption Commite Wiwin Suwandi, Selasa (7/10/2014). kasus dugaan korupsi Gernas Kakao Luwu maupun kasus-kasus korupsi mandek  lainnya baik di Kejaksaan Negeri, Polda Sulsel maupun Kejati terus dalam pantaun dan pengawasan masyarakat.

Pada kasus korupsi Gernas Kakao Luwu dengan tersangka Saleh Rahim, Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan mengelurakan Surat perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 dengan alasan tidak cukup bukti.

SP3 tersebut kemudian digugat pra peradilan oleh LSM Sorot Indonesia dan Anti Corruption Commite dan dikabulkan oleh hakim Pra Peradilan.

Salah satu fakta keterlibatan Saleh Rahim pada proyek Gernas kakao Luwu yakni dana pekerjaan senilai Rp 11 Miliar masuk di rekeningnya
Ismail sebgai pelaksan pekerjaan.

Ir Bambang selaku Pejabat Pembuat Komitmen sudah dijatuhi vonis hukuman 4 tahun penjara.Fakta persidnagn terungkap terjadi pengurangan volume pekerjaan pada proyek Gernas kakao Luwu yang merugikan Negara sedikitnya Rp 2 Milyar.(KR).

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.