Ada bentrok warga di Kasi-kassi lantaran seekor ayam hilang

oleh -220 views

images(3)Indotimnews.com– Gara-gara Ayam hilang berunjung hingga terjadi penyerangan kerumah warga,peristiwa tersebut terjadi Kamis siang (28/5), sekitar pukul 13.15 wita di kompleks Panakkukang III blok B Nomor 3 jalan Pandan kelurahan Kassi -Kassi kecamatan Rappocini Makassar.

Aksi pelemparan terhadap sepuluh pemuda pekerja Got Jalan Toddopuli ini mendatangi rumah warga bernama Mukri Idris (67),bertujuan mencari ayamnya yang hilang dan pelaku mengambil ayam milik Mukri Idris

Tak terima atas perlakuan pelaku yang mengambil ayam milik warga ini yakni Mukri Idris dan Ilham hingga melakukan perlawanan kepada pelaku yang mengambil ayamnya.

Kedua korban ini melakukan perlawanan lantaran pelaku melakukan pemukulan terhadap dan melakukan pelemparan di rumahnya dengan menggunakan balok dan batu

Warga diseputaran itu melihat kejadian tersebut atas perlakuan para pelaku hingga melakukan penyerangan terhadap pelaku, sehingga pelaku langsung melarikan diri. Namun sepeda motor pelaku sempat tertinggal di Jalan Toddopuli 6 hingga warga menyandara tiga unit motor milik pelaku

Berselang beberapa menit sekitar pukul 14.00 wita,tiga orang yang di duga pelaku dengan menggunakan dua motor sedang berboncengan kembali mendatangi tempat kejadian perkara dengan tujuan untuk mengambil motornya yang sedang ditinggalkan.

Kedatangan kedua yang diduga pelaku datang dengan cara mengancam warga dengan menggunakan busur saat ingin mengambil kendaraannya

Warga setelah diancam oleh pelaku dengan menggunakan busur ,warga pun melakukan perlawanan hingga kembali mengejar pelaku dan berhasil menangkap salah satu pelaku dan dua pelaku lainnya melarikan diri.

Pelaku yang berhasil diamankan oleh warga bernama Alan (19) salah seorang warga yang beralamat di Jalan Rati 3 Panampu.

Aparat kepolisian resort Rappocini setelah mendapat informasi terkait adanya aksi perang kelompok lansung ketempat kejadian perkara (TKP) melakukan penyisiran dan mengamankan pelaku berserta tiga unit kendaraan yang saat itu disandra oleh warga.

Akibat aksi saling serang ini dua warga setempat Mukri dan Ilham saat terjadi pengeroyokan awal yang dilakukan puluhan pelaku kepada Mukri hingga mengalami luka memar dibagian punggung sementara Ilham Juga mengalami luka pada bagaian tangan kanan.Tidak hanya itu pelaku juga saat pelakukan penyerangan kepada korban mengakibatkan
Rumah milik korban pecah pada bagian jendela depan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan,HJ Sukma salah seorang warga setempat mengatakan,atas adanya aksi bentrok itu berawal atas ayam milik saya yang hilang.Disaat ia mencari ayamnya iapun meminta tolong kepada pekerja got yang saat itu sedang bekerja.

Pekerja got tersebut lansung mencari ayam milik Hj.Sukma ,Tetapi saat ia sedang menangkap ayam yang bukan milik Hj Sukma pekerja got tersebut sontak diteriaki maling hingga warga pada berdatangan.

“Saya suruhki pekerja got cari ayamku,disaat dia menangkap bukan ayam milik saya warga pun lansung meneriakinya pencuri hingga pekerja got itu dihakimi oleh warga.Saya pun lansung datang melerainya dan menjelaskan kepada warga kalau saya menyuruh pekerja got itu mencarika ayam saya.Tapi ia salah tangkap kasihan,”ujar Hj Sukma

Hj.Sukma mengungkapkan jika dirinya melerai lantaran pekerja got tersebut dihakimi oleh warga seputar.

“Jadi setelah ia dihakimi oleh warga disekitar toddopuli,akhirnya ia menelpon temannnya di Maccini untuk segera membantu dirinya karna merasa terancam dan dipukuli oleh warga,”katanya

Puluhan teman pekerja got tersebut pada berdatangan dengan menggunakan motor untuk membantu temannya yang dikerok lalu melakukan pelemparan

“Dia telepon temannya dan temannya datang sekitar puluhan orang sedang mengendarai motor dan lansung melakukan pelemparan kerumah warga,”

Kapolsek Rappocini AKP Muari menjelaskan,kasus pelamparan rumah warga kepada pelaku mengakibat rumah milik warga rusak akibat hantaman batu dan balok.

“Ini awalnya gergara ayam hanya karena salah paham sehingga terjadi pengrusakan rumah warga,pelakunya juga warga dari luar dan telah kami amankan barang bukti milik pelaku berupa batu dan balok,”ujar Muari

Terkait atas kasus ini kata muari merupakan tindak pidana murni yakni pengrusakan dan penganiayaan hingga kedua korban megalami memar.

Hasil pantauan dilapangan saat dilakukan penyisiran oleh aparat polsek Rappocini tiga unit kendaraan milik pelaku diamankan yakni Yamaha V xion, dengan nomor polisi DD 5903 VY, Mio GT warna putih dengan plat putih dan Honda Nex dengan plat putih dan anak busur panah.Selain itu ikut diamankan pelaku ber nama Aan ( 19 ) warga jalan panampu Makassar. (tejo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.