Ada Dugaan Pengrusakan hutan di Tabulahang Mamasa

oleh -426 views

MAMASA– Berdasakan informasi dari masyarakat Siarra desa Periangan, Kecamatan Tabulahang Kabupaten Mamasa dimana di daerah tersebut diduga terjadi ilegal logging atau pengrusakan hutan.

Berdasarkan informasi tersebut Maikhal Reynhard, SH selaku ketua LSM FKPM (Forum Komunikasi Peduli Masyarakat Mamasa) bersama tim investigasi LSM FKPM bergerak menuju daerah tersebut (16/04/2018).

“Dari hasil investigasi di daerah tersebut ditemukan beberapa bukti kayu gelondongan hasil ilegal logging serta kegiatan ini telah berjalan selama 3 tahun,”tutur Maikhal Reynhard, SH, Kamis (19/4/18).

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa berdasarkan undang-undang nomor 18 tahun 2013 pasal 16 tentang pencegahan dan pemberantasan kerusakan hutan dikenai sangksi pidana 1-5 tahun penjara atau denda Rp.500.000.000.

“Ilegal logging yang terjadi di daerah Siarra desa Periangan diduga melibatkan oknum Kades setempat, petugas serta masyarakat di daerah itu,” tegas Maikhal Reynhard SH.

Dikatakan, polhut harusnya memberikan sosialisasi mengenai bahaya pengrusakan hutan dan ancaman pidana. Masyarakat yg tidak paham risiko itu lalu menebang kayu hutan untuk dijual kepada perusahaan .

Yang lebih ironis diduga ada aknum petugas yg juga mengambil kayu tanpa dokumen misalnya beberapa bln yg lalu KPH Mamasa Barat Kalfari telah berhasil menyita kayu milik salah satu oknum petugas.

Olehnya itu selaku ketua LSM FKPM akan segera menindak lanjuti hasil temuan tersebut.

“Saya akan menindak lanjuti hasil temuan tersebut ke meja hukum,” tutur Maikhal Reynhard SH.

Laporan: K Parangka

loading...
loading...