Dugaan Pungli BKD Mamasa dikecam aktivis

oleh -228 views

IMG_20150729_215734Makassar– Gerakan Mahasiswa Mamasa (GMM) anti korupsi mengecam keras adanya pungutan liar (Pungli), yang diduga keras dilakukan pihak BKD mamasa kepada sejumalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Pemkab mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

“Data yang kami himpun menyebutkan dengan adanya dugaan pungli senilai Rp. 50.000 keatas beralasan tembusan pengambilan SK, Kamipun sangat menyangkan dengan adanya ulah oknum pihak BKD yang tak punya payung hukum,” ucap aktivis GMM Tambrin, pada relesnya yang diterima media ini, Rabu (29/7/2015).

Dijelaskannya, mereka melakukan pungli ini padahal fungsi dari BKD ini adalah harus mampu memberikan pelayan terhadap sejumlah pegawai bukan malah mempersulit,

“Bayangkan saja, jika ribuan PNS dimintai tarif seperti itu. berapa nilai rupiah yang di pungut pihak BKD. Karena itu, GMM mengecam tindakan ini dan meminta kepada Bupati Mamasa H.Ramlan badawai, agar mampu mengontrol bawahannya,” jelasnya.

GMM dalam waktu dekat akan melakukan aksi untuk meminta transparansi BKD propinsi Sulbar untuk memangil sejaumjah pihak BKD Mamasa agar dapat shering bersama terkait persoalan ini.

“Kami menganggap ini bagain dari korupsi adan melanggar Undang-Undang RI nmor 31 tahun 1999 dan Undang-undang nmor 20 tahun 2014 tentang pemberantasan korupsi,” pungkas aktivis kampus 45 Makassar ini. (Kifli)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.