Ada pertambangan Batu Crosser di Bantaeng ditengarai tak miliki Amdal, lingkunganpun terancam rusak, kok pemerintah diam?

oleh -275 views

IMG_20160614_205700Bantaeng– Aktivitas penambangan Pembangunan Industri Pengelolaan Batu Crosser atau galian C di Kabupaten Bantaeng yang di duga tak mengantongi izin Amdal dan berpotensi terjadinya kerusakan lingkungannya. Anehnya tak ada tindakan dari aparat pemerintah setempat atau institusi yang berkompeten.

Menurut H. Titin Kepala Bagian Tata Ruang Pekerjaan Umum (PU) Bantaeng, Senin (13/6), enyampaikan, bahwa pembangunan industri Penambangan pengelolaan Batu Crosser atau galian C di kelurahan Bonto Sungguh Kecamatan Bissappu untuk sementara dalam tahap penyusunan RTRWnya.

“Pembangunan Industri Batu Crosser atau galian C itu termasuk kategori pembangunan industri sedang karena penataan ruangnya seluas di bawah 50 hektar,” ucapnya.

Sementara Amsir ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) menanggapi, persoalan pembangunan industri Batu Crosser yang tidak mengantongi izin Amdal tersebut, di mana RTRWnya sementara dalam penyusunan sebaiknya industri Penambangan Batu Crosser dilarang beroperasi.

“Hadirnya pembangunan Industri Pengelolaan Batu Crosser galian C yang tidak mengantongi izin Amdal di tambah RTRWnya masih dalam pengurusan seharusnya pembangunan tersebut dihentikan jangan ada aktivitas,” tegas Amsir.

Jika industri Penambangan tetap beraktivitas sebelum keluar izin Amdal, lanjut Amsir, artinya sama halnya ada pembiaran yang di lakukan instansi terkait tanpa melihat keselamatan warga yang ada di sana serta kerusakan lingkungan.

Laporan: Tim

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.