Ahir Desember Ballegda Tikep Bakal Gelar FGD tentang Ranperda Kesultanan

oleh -153 views

Indotimnews– Dengan melihat peran Kesultanan Tidore yang juga begitu penting terhadap kegiatan-kegiatan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Badan legislasi Daerah (Ballegda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan akan menggelar Forum Grup Discussion (FGD) yang akan berlangsung pada ahir Desember mendatang.

Hal ini disampaikan Ardiansyah Fauji salah satu Anggota Ballegda kepada Indotimnews.com saat ditemui belum lama ini, ia mengatakan tujuan utama pembuatan Perda inisiatif DPRD Tentang kesultanan itu merupakan bagian dari Hak kesultanan yang harus dikembalikan oleh negara atau pemerintah dalam bentuk penganggaran.

“Saat inikan pihak kesultunan itu hanya mendapatkan dana hibah, namun setelah terjadi perubahan regulasi soal dana hibah ini yang membuat mereka terkendala, karena misalnya di tahun ini mereka sudah dapat bantuan, maka di tahun depan sudah tidak dapat. padahal peran kesultanan dalam menjaga kultur, serta budaya masyarakat tidore ini sangat penting, bahkan kehadiran kesultanan ini sendiri itu jauh sebelum adanya pemerintahan maupun negara ini. Olehnya itu mereka tidak boleh diabaikan”. Ungkapnya.

Lebih lanjut kata lelaki politisi Partai Demokrat itu bahwa dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, rencananya Ballegda juga akan melibatkan semua perangkat adat mulai dari Bobato, Gimalaha, Fomanyira, Kesultnanan, Akdemisi, Stakholder, dan Pemerintah untuk dibicarakan secara bersama melalaui kegiatan FGD. Pasalnya kegiatan FGD ini juga merupakan rangkaian terakhir penyusunan insiatif Ranperda Kesultanan yang digagas DPRD.

“Jadi setelah kami melakukan konsultasi di kesultanan gowa sulawesi selatan, kegiatan FGD ini merupakan rangkaian terakhir. Jadi kami merencanakan akan melakukan kegiatan ini di bulan desember sehinga pada tahun anggaran 2017 proses penyempurnaan sudah bisa dipercepat, sementara untuk tempat kegiatannya kami rencana akan melakukan di tiga tempat diantaranya Aula Kantor Walikota, Ruang Sidang DPRD, atau di Open Space, hanya saja belum ada kesepakatan sehigga dalam waktu dekat kami akan melakukan rapat internal untuk menyepakati soal tempat pelaksanaan”. Jelasnya.

Laporan: Ute

loading...
loading...