Home / Indotimnews / Aksi Unjuk Rasa Buruh di Jalan Nusantara Diwarnai Bentrok Dengan Polisi
Peserta aksi buruh di Jalan Nusantara

Aksi Unjuk Rasa Buruh di Jalan Nusantara Diwarnai Bentrok Dengan Polisi

MAKASSAR– Aksi solidaritas yang dilakukan oleh Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), bersama Solidaritas Pekerja PT. Eastern Pearl Flour Mills (EPFM) di Jalan Nusantara mendapatkan represifitas dari kepolisian Polres Pelabuhan, (25/4/2018).

Riswanda yang juga sebagai Penanggung Jawab dalam aksi tersebut sangat menyayangkan inseden itu.

“Kami tidak percaya apa yang telah dilakukan aparat kepolisian kepada kami, seharusnya pihak kepolisian yang notabenenya sebagai penegak hukum tidak melakukan intervensi terhadap gerakan kami. Perlu diketahui ini persoalan hak yang telah dirampas oleh pihak perusahaan dan melakukan PHK tanpa alasan yang jelas, ini jelas-jelas melanggar UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang menjadi acuan dalam tiap problem di ketenagakerjaan,” ucap wanda.

Sementara, Ketua Umum KP-GRD, Andi Etus Mattumi menjelaskan, ini adalah bukti bahwasannya hukum tidak pernah berpihak kepada rakyat pekerja, tendesi pihak perusahaan kepada pihak keamanan untuk menghancurkan gerakan rakyat pekerja selalu terlihat dalam aksi pemogokan semacam ini.

Disisi lain lanjut Ethus, pemerintah yang dalam hal ini Disnaker sebagai penanggung jawab penuh untuk mendesak perusahaan agar memberikan hak-hak pekerjanya pun semakin ompong, tak mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara objektif, maka ini menjadi evaluasi yang harus di dorong sehingga melahirkan solusi yang konkrit.

“Kami meminta kepada bapak Kapolda untuk mengevaluasi pimpinan ditubuh Polres Pelabuhan sebagai penanggung jawab akibat aksi represifitas yang dilakukan,” harapnya.

“Kemudian kami meminta dengan tegas DISNAKER Kota Makassar, dan juga DISNAKERTRANS SULSEL untuk menindak secara tegas pimpinan perusahaan yang acuh terhadap ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku, apalagi ada ucapan dari salah satu HRD SENIOR pada saat perundingan yang mengatakan bahwa kami tidak bertanggung jawab persoalan PHK ini,” tutup Andi Etus.

Kapolres Pelabuan Memberikan Pengarahan pada pengunjuk rasa

Dilokasi aksi, nampak Kapolres Pelabuhan, AKBP Aris Budiman di hadapan peserta aksi, meminta, para buruh untuk tidak terprovokasi sehingga me imbulkan kegaduhan.

“Kami disini sebatas pengamanan dan tak memiliki kepentingam dengan perusahaan tersebut. Anggota kamipun berti dak sudah sesuai dengan SOP. Silahkan beru juk rasa dengan tertib dan tidak menganggu masyarakat pengguna jalan. (*)

loading...