Aktivis ALPAR: Kenaikan PNBP ranmor bebani rakyat kecil

oleh -244 views

Indotimnews– Jumat 6 Desember 2016, pemerintah pusat bersama Polri resmi menjalankan Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2016, terkiat tarif Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada kendaraan bermotor (ranmor).

Aturan inipun mengundang reaksi puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Pejuang Rakyat (AlLPAR) melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Ditlantas Polda Sulsel, Jalan A. P. Pettarani, Kamis (5/1/17), menganggap peberlakuan PNBP tersebut sifatnya dadakan dan dipaksakan tanpa dilakukannya sosialisasai.

“Kenaikan itu tak mempunyai landasan yang jelas dan mempertimbangkan bagaimana kondisi realitas di lapangan. dalam aturan PNBP tersebut nampak terjadi kenaikan yang cukup signifikan,” ucapnya.

ALPAR juga mengindikasikan bahwa aturan PP. No.60 Tahun 2016, hanya sebuah kedok untuk melegalkan pungli yang terjadi dalam proses pembuatan SIM, STNK dan BPKB.

ALPAR juga dalam aksi unjuk rasa yang diterima oleh Wadirlantas Polda Sulsel, AKBP. Edi Purwanto, meneriakkan beberapa tuntutan dalam aksi protes PP No.60 Tahun 2016.

Laporan: Umat

loading...
loading...