Home / EKOBIS / Aktivis di Bantaeng ini minta Kepala Puskesma Moti diganti. Ini alasannya !

Aktivis di Bantaeng ini minta Kepala Puskesma Moti diganti. Ini alasannya !

Indotimnews– Pungutan liar (pungli) yang diduga terjadi di Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas Moti) beberapa waktu lalu menuai protes sejumlah pemuda di Desa Baji minasa Kecamatan gantarang Keke Kabupaten Bantaeng.

Kejadian bermuala saat Aswar (17) bersama temanya Riswandi (14) keduanya adalah santri Pondok pesantren (Ponpes) Khaerul ummah Desa Pattallassang Kecamatan tompobulu yang hendak berobat di Puskesmas Moti yang terletak di Desa Bajiminasa yang jaraknya sekitar 4 km.

Namun pihak Puskesmas moti meminta Mereka untuk membayar biaya adminstrasi sebesar Rp. 5.000 dan akhirnya remaja tersebut kembali ke pondokannya yang berjarak lumayan jauh untuk mengambil uang sebesar Rp 10.000 untuk biaya berobat mereka berdua.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantaeng, dr Iksan, membenarkan adanya penarikan iuran yang dilakukan sepihak oleh Kepala Puskesmas, namun menurut dia, penarikan biaya administrasi yang dimaksud itu adalah ilegal.

Iksan juga berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada seluruh kepala Puskesmas ataupun tenaga kesehatan yang mencoba meminta imbalan dalam bentuk apapun kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Bantaeng.
Aswar, salah satu santri yang menjadi korban pungli mengaku, bahwa pihak Puskesmas tidak mau melayani sebelum membayar biaya adminstrasi.

“Jika tidak membayar uang yang dia minta, tidak di kasih obat,”bebernya. Kamis (13/10/17).

Yudha, salah satu pemuda bantaeng mengatakan, bahwa kejadian ini murni pungli dan Kadis kesehatan Bantaeng segera mencopot Kepala puskesmas moti dan pegawai yang terlibat dalam pungli tersebut.

“ni belum tentu yang pertama terjadi dan bisa saja ini hanya kebetulan karena ketahuan agar menjadi pelajaran bagi yang lain bahwa di mana pelayanan kesehatan di setiap puskesmas itu gratis bukan mencari keuntungan pribadi dari kebijakan pemerintah, ” terangnya.

Selain itu, Yudha juga menegaskan bahwa tim saber pungli Polres bantaeng agar kiranya segera melakukan proses hukum terhadap oknum yang di duga terlibat pungli tersebut dan jangan melihat Nominal punglinya tapi perbuatan oknum tersebut,”tutup Yudha.

Laporan : Wawan

loading...