Aktivis GAM Bakal Demo RS. Fatimah di DPRD dan Kantor Gubernur Sulsel

oleh -197 views

IMG_20150101_160256Makassar– Karena pihak RS. Ibu dan Anak Fatimah tak menggubris surat klarifikasi Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), terkait bakal diusirnya para pedagang di area rumah sakit tersebut, mahasiswa inipun bakal melakukan aksi unjukrasa di DPRD Provinsi Sulsel.

“Untuk kesekian kalinya kami mendatangi RS. Ibu dan anak Fatimah untuk meminta klarifikasi Langsung ke Direktur rumah sakit ini, Dr. H. Leo prawirodihardjo M.kes. Namun kedatangan GAM di sambut kekecawaan karena kerap tak ada di kantornya,” ucap Adi puto palasa, pangLima GAM, yang didampingi Rendra anggoro, Kepala Departemen Advokasi dan Investigasi GAM dan salah satu Senior GAM yudha jaya, Kamis (1/1/2015).

Padahal menurut Adhy, surat somasi kasus rencana penggusuran secara sepihak terhadap pedagang kecil yang berada di area rumah sakit sdh dilayangkan sejak 22 des 2014 yg lalu.

“Kami sangat kecewa dengan sikap direktur rumah sakit karena tidak pernah menyempatkan waktunya untuk menerima kami. Bahkan surat somasi kami di terima langsung oleh Dr. Leo melalui disposisi salah satu stafnya. Kami hanya ingin mengetahui apa alasan yg paling mendasar sampai kebijakan untuk menggusur pedagang itu,” tambahnya.

Pihak GAM juga ingin meminta untuk menghadirakan pedagang dan pihak rumah skit untuk duduk bersama mencari solusi cerdas di kedua belah pihak.

“Karena itu kami akan melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Provinsi Sulsel dan Kantor Gubernur. Bahkan di rencananya aksi ini juga akan dilakukan di Dinkes Sulsel sebagai instansi terkait untuk meminta Rapat dengar pendapat (RDP) antara pihak rumah sakit dan pihak pedagang,” lanjut Panglima GAM ini.

Ditambahkan, GAM tak akan pernah berhenti mengawal kasus ini ketika akan merugikan rakyat kecil. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.