Aktivis GAM unjuk rasa di Mapolda Sulsel tuntut penegakan hukum atas penganiayaan anggotanya

oleh -474 views

IMG_20160621_213334Makassar– Selasa (21/6), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), berujuk rasa di depan Markas Polisi Daerah (Mapolda) Sulsel guna mempertanyakan tindak lanjut laporan polisi atas penganiayaan Ancu, mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) yang diduga kuat dilakukan oknum anggota Polantas Polres Takalar, beberpa waktu lalu.

Selain menolak melakukan penganiayaan juga oknum Anggota Polres Takalar, mahasiswa juga menuding oknum tersebut menghina organisasi GAM. Karena itu massa mahasiswa yang dipimpin Koordinator Lapangan Akbar, meminta ketegasan polisi dalam menegakkan hukum.

“Kami meminta Kapolda Sulsel melakukan evaluasi terhadap kinerja Polres Takalar dan meminta untuk segera mencopot Kapolres Takalar karena tidak becus membina bawahannya di lapangan. Dan oknum pelaku penganiyaan itu harus bertanggung jawab secara hukum,” ujar Akbar.

Akbar juga mengecam tindakan aparat yang mirip premanisme, juga meminta transparansi penanganan kasus ini karena palaku adalah oknum kepolisian, maka dari itu aktivis GAM berharap Polda Sulsel propesional dalam kasus ini.

Setelah melakukan orasi yang sempat memacetkan Jalan Poros Makassar-Maros, massa solidaritas mahasiswa makassar melakukan Audiance di ruang SPKT polda dan di terima oleh KA.SPKT.1 kompol. Andi jamaluddin.

Jamaluddin berjanji akan menyampaikan tuntutan ke Kapolda Sulsel.

Laporan: Yudha Jaya

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.