Aktivis Gempur akan unjuk rasa minta pertanggungjawaban polisi atas kekosongan material SIM

oleh -163 views
Aktivis Gempur (Dok)
Aktivis Gempur (Dok)

Makassar– Puluhan mahasisa yang tergabung dalam Gerakan Makasiswa Peduli Rakyat (Gempur), berencana akan melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, Senin 30 Mei 2016.

Hal tersebut dipaparkan Ketua Umum Gempur, Irsan Karsa, saat diajak bincang-bincang, Sabtu (28/5).

kali ini, kata Irsa, aktivis gempur, bakal meneriakan terjadinya kekosongan blangko (matrial) Surat Izin Mengemudi (SIM) yang ada di Sulsel.

“Masayarakat pemohon SIM baru maupun perpanjangan jelas dirugikan atas kekosongan blango SIM yang sudah memasuki dua bulan. Seharusnya, pihak Ditlantas memberhentikan produksi SIM sementara, sembari menunggu material didatangkan,” ucap Irsan, mahasiswa salahsatu Pergurua Tinggi Swasta (PTS) di Makassar ini.

Oleh sebab itu, ia kan mendesak Direktur Lalulitas (Dirlantas) Polda Sulsel, untuk segera memberikan penjelasan pada publik terkait kekosongan tersebut.

“Kami minta Dirlantas jangan ogah-ogahan tanpa mengambil sikap mengumumkan ke publik bahwa terjadi kekosongan belangko. Harus diketahui pula, biaya permohonan SIM juga sangat memberatkan masyarakat di Sulsel ,” tegas ketua Umum Gempur.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan, kekosongan material SIM ini, bukan hanya di wilayah Sulsel saja. Tetapi diseluruh republik ini, dengan dalih belum adanya pemenang tender di Korlantas Mabes Polri. lalu sampai kapan publik menunggu?

Editor: Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.