Aktivis HAM minta Kejati Sulsel tuntaskan dugaan korupsi Dana aspirasi di Jeneponto

oleh -158 views

IMG_20160512_005841Makassar– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam  Himpunan Aktivis Mahasiswa (HAM) Sulsel mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, guna melakukan unjuk rasa menuntut agar menuntaskan dugaan kasus dana aspirasi DPRD Jeneponto Tahun Anggaran 2012/2013, Rabu (11/5).

Menurut aktivis HaM dugaan korupsi itu melibatkan 35 legislator pada saat itu.

“Kasus dana aspirasi DPRD Jeneponto sudah bergulir kurang lebih 2 tahun lamanya namun pihak Kejati Sulsel hanya mampu menyeret 5 tersangka dalam rentang waktu tersebut. Hal ini menandakan pihak kejaksaan terlalu lamban dalampenegakan hukum,” ucap Jenderal lapangan aksi HAM, Ade Shira dalam orasinya.

Ia juga meneriakkan, dalam kasus ini masih banyak pejabat daerah itu yang terlibat, bahkan diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto

“Bupati selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Wakil Bupati selaku ketua DPRD Jeneponto dan masih banyak lagi tokoh elit tanah Butta Turatea.  Olehnya kami meminta kepada kejaksaan tinggi jangan tebang pilih dalam menangani kasus ini berikan efek jerah kepada para pelaku korupsi,” tuturnya.

Sementara itu, Akbar Muhammad selaku Koordinator Mimbar yang tergabung dalam HAM menyatakan mosi  tidak percaya lagi kepada pihak kejaksaani, karena dinilai  mandul.

“Hampir 3 tahun menangani kasus ini kok belumm ada kejelasan, jika tak mampu menyelesaikan kasus ini maka copot kepala Kejaksaan Tinggi sulsel,” tuturnya.

Demikian halnya, Anwar Ta’le selaku sekretaris jendral HAM Sulsel  menekankan,  bahwa jangan sampai kejati ditengarai  melakukan kongkalikong dengan para pelaku korupsi,” papar Anwar.

 

Laporan: Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.