Aktivis lingkungan hidup pertanyakan izin Amdal proyek Alur Sungai Nipa-nipa Kajenjeng

oleh -308 views

_20160402_161126Makassar– Pasca aksi unjuk rasa sejumah elemen aktivis penggiat anti korupsi pada Proyek normalisasi Alur Sungai Nia-Nipa Kajenjeng Tello, di Kecamata Manggala, aktivis lingkungan hiduppun mulai berkoar.

Natsar Desy, salahsati aktivis lingkungan hidup dan juga akademisi, menduga proyek tersebut tak mengantongi izin Amdal dan lingkungan hidup.

“Kalu melihat gambar proyek pengerukan sungai ini, sangatlah tak memperhatikan kondisi lingkunan dan kehidupan warga sekitar,” ucap Natsar D, saat dimintai tanggapan, Sabtu (2/4).

Menurutnya, proyek yang hanya menggunakan sedimen lumpur sungaihasil kerkan yang dibuat sebagai dinding sungai, rentang dengan kerusakan yang terjadi di lingkungan proyek tersebut.

“Saya raa dengan anggaran sebesar Rp16 Miliar ini, tak sesuai denga kondisi sungai yang ada saat ini, pasca selesainya proyek pengerukan tersebut. Tentunya, publik punya hak untuk mengetahui apakah Satker proyek tersebut sudah mngantongi izin Amdal maupun lingkungan hidup,” tambahnya.

Natsarpun yang kini mengenyam program Doktor Lingkungan hidup bersama aktivis lainnya akan melayangkan surat keada Satker maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut terkait iziamdal dan lingkungan hidup.

“Nah, jikamerekatak mampu memperlihatkan atau tak kantongi izin itu, maka publik berhak melaporkan e ihak aparat hukum. Karena hal itu bisa dikenakan perdata mapun pidana,”ungkasnya.

penulis: Zulkifli Malik

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.