Aktivis Mamuju Utara ini angkat bicara soal dugaan korupsi Kadis Kesehatan Matra

oleh -532 views

Indotimnews– Terkait pemeriksaan dugaan korupsi di linhkip Dinas Kesehatan Mamuju Utara (Matra), Sulbar, Kadis Kesehatan Matta , dr.Alief diperiksa penyidik kejaksaan Negeri Pasangkayu beberapa hari lalu di Kantor Kejari Pasangkayu.

Ia diduga melakukan praktek merugikan Negara pengadaan obat-obatan senilai kurang lebih Rp.900 juta pada tahun anggaran 2014.

Nah, Andi Cibu Mattingara salah satu aktivis Mamuju Utara yg berada di Makassar menilai dugaan tersebut adalah bentuk pelanggaran yang dapat merugikan daerah terkhususnya masyarakat Pasangkayu itu sendiri, sebab korupsi merupakan extra ordinary criem(kejahatan luar biasa) yang sudah seharusnya ditindaklanjuti secara tegas oleh Kejari Mamuju Utara Pasangkayu.

“Apa yang dilakukan oleh Hidjaz Yunus S.H.,MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri Matra Pasangkayu patut diapresiasi karena telah mencoba mengungkap kasus-kasus korupsi yang ada di Pasangkayu, ” jelas A. Cibu, dalam rilisnya yang diterima indotimnews. com, Minggu (12/11/17).

Diparkan, Kasus tersebut bisa jadi sebagai batu loncatan untuk mengungkap kasus-kasus korupsi besar yang ada di Matra Pasangkayu sehingga masyarakat juga ikut merasakan efektifitas kerja Kejaksaan Negeri Pasangkayu selaku lembaga hukum dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (TUPOKSI).

“Jika Kejari Matra Pasangkayu cuman bisa mengungkap kasus ini tanpa mengungkap kasus besar lainnya maka saya anggap Kejari telah gagal dalam menjalankan tugasnya. Sebab saya meyakini kasus-kasus korupsi di Matra tidak hanya dilakukan oleh kadis kesehatan, tapi masih banyak lagi. Jika kasus-kasus besar tersebut tidak mampu di ungkap oleh Kejari Matra Pasangkayu maka kami siap membentuk tim investigasi dari beberapa kalangan Mahasiswa yang ada di Makassar untuk mendorong kasus korupsi di Matra pasangkayu di proses serta siap melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran untuk mendesak Kejari Matra Pasangkayu mengungkap kasus korupsi tersebut agar dapat diproses secara hukum”, pungkas Andi Cibu.

 

Laporan: Dany F Malik

loading...
loading...