Aktivis OPM: Kapolda Sulsel baru punya PR kasus tak terselesaikan sepeninggal kapolda lama

oleh -356 views

Indotimnews– Aktivis Organisasi Pemuda dan Mahasiswa (OPM), berencana bakal turun melakukan aksi unjuk rasa, guna mengingatkan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Umar Septono, pengganti Irjen Pol. Muktiono, terkait dengan sejumlah penanganan kasus, khususnya penyidikan kasus korupsi di Sulsel.

Ketua Umum OPM, Agung Purba mengatakan, bahwa masih banyak kasus yang menjadi pekerjaan rumah (PR) kapolda baru yang harus diselesaikan secara transparan.

“InsyaAllah kami akan turun menjemput kapolda baru dengan aksi unjuk rasa dan meneriakkan kasus dugaan korupsi yang ditangani, namun harus terselesaikan hingga saat ini,” ucap Agung yang belum lama ini melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Mapolda Sulsel, Sabtu (25/11/17).

Salahsatu dugaan korupsi yang kini ditangani pihak Polda Sulsel, Agung mencontohkan penanganan atau penyidikan dugaan korupsi Bimbingan Tehnik (Bimtek) Kabupaten Enrekang yang melibatkan 7 orang, termasuk petinggi DPRD Sulsel.

“Sampai saat ini pihak pe hidup Polda Sulsel yang sudah menetetapkan 7 tersangka, namun belum ada upaya hukum yang dilakukan untuk menangkap para tersangka tersebut,” tegas Ketua Umum OPM ini.

Demikian halnya dengan penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Madrasah Aliyah Insan Cendikia Gowa, juga dianggapnya tak jelas penanganannya.

Diketahui, Penyidik Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan penggeledahan di tiga lokasi, di Gowa dan Makassar, akhir Bulan Agustus 2017 lalu.

Penyidik Subdit III Tipikor lakukan penggeledahan berdasar pada satu laporan polisi (LP), surat perintah penyidikan, dan dua surat penetapan.

Seperti, LP No : LPA / 123 / VIII / 2017 / SPKT, 10 Agustus 2017. Surat Perintah Sprin Sidik / 31 / VIII / 2017 / Polda / Dit Res Krimsus, tanggala 10 Agustus 2017.

Dua ijin penggeledahan dari Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Makassar No : 07 / VIII / Pen. Pid. Sus. TPK / 2017 / PN Mks, 15 Agustus 2017 dan surat perintah Penggeledahan Rumah / Kantor Nomor : Sprin. Dah / 15 / VIII / 2017 / Dit Res Krimsus, pada tanggal 22 Agustus 2017.

Lanjut Kegua OPM, ada sembilan saksi dari dua pihak ini sudah kami periksa, termaksud saksi ahli. Jadi penggeledahan ini agar kumpulkan buktinya.

Uraian kasus, 2015 Kanwil Kementerian Agama melaksanakan pembangunan RKB, Asrama Putra dan Asrama Putri MAN IC di Gowa yang bersumber dari APBN sebesar Rp 8.230 milyar rupiah dengan diyakini merupakan proyek gagal.

“Penanganan dugaan korupsi !menag Sulsel inipun tak jelas hingga saat ini. Pada hal para penggiat Anti Korupsi dan masyarakat di Sulsel menunggu profesionalisme kepolisian dalam menuntaskan dugaan korupsi tersebut,” pangkas Agung Purba.

Editor: Zulkifli

loading...
loading...