Alamak, Pupuk Di Sinjai Langka

oleh -345 views

20141002_15_50_19-1-1-1-1Sekda Ancam Pidanakan Oknum Nakal

Sinjai–Berdasarkan temuan Komisi Pengawas pupuk dan Pestisida (KPPP) kelangkaan pupuk di Kabupaten Sinjai diduga karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Karena itu Sekda Kabupaten Sinjai Taiyeb A Mappasere SH memanggil semua unsur yang terlibat untuk rapat di ruangan Sekda Kabupaten Sinjai.

Menurut Taiyeb menjelaskan bahwa Rencananya bulan November mendatang kami akan turun di distributor, pengecer dan produsen untuk mengecek kondisi lapangan. ” Distribusi pupuk bersubsidi di Sinjai tidak boleh dimainkan karena itu bisa merugikan petani. Sehingga saya akan menempuh jalur hukum jika terbukti ada yang terlibat,” ancam Taiyeb.

Sementara H. Sulthani Ketua DPRD Sinjai mengungkapkan bahwa jatah pupuk di Sinjai adalah 6250 ton. Seharusnya kelangkaan pupuk harus segera dicari solusi. “Kami menyarankan agar agar masalah pupuk ini tidak berlarut-larut, sehingga memprakarsai membangun pabrik pupuk wilayah Bosowasi,” ujarnya.

Lanjut Sulthani mengharapkan masalah pupuk ini dewan ikut dilibatkan. Supaya dewan bisa turut langsung bersama Pemda mencari penyelesaian masalah ini.

Terpisah Andi mustaking Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan menyatakan bahwa dalam distribusi pupuk harus berpedoman pada RDKK (Rencana Defenitif Kerja Kecamatan).

“Seharusnya distributor di sini harus konsisten. Dan tetap berpedoman pada RDKK. Dan distribusi pupuk harus tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat dosis, tepat kuantitas dan tepat jenis pupuk. Apalagi yang paling membutuhkan pupuk adalah Kecamatan Sinjai Barat dan Borong,” jelasnya. (Eghy)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.