Ali sang begal ditembak Aparat Polsek Panakukang

oleh -197 views

imagesIndotimnews.com– Kepolisian Resort Polsek Panakkukang berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang sering beraksi di terowongan Mall Panakkukang, Selasa ( 5/5 ) . Bahkan, Ali (18) mendapat hadiah timah panas dari kepolisian, karena mencoba kabur, setelah menunjukkan motor yang sering digunakan.

Penangkapan terhadap warga BTN Kodam Borong, dilakukan di Jl Pandang Raya, setelah informasi mengenai keberadaannya diketahui oleh intel Polsek Panakkukang. Pelaku yang terhitung lihai dalam menjalankan aksinya dan melukai korbannya ,pelaku tertangkap setelah melakukan aksi jambret terhadap salah seorang pengunjung mall, 4 Mei 2015, sekitar pukul 17.00 Wita.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, ia mengakui telah 8 kali melakukan aksi curas/jambret di wilayah Panakkukang. Selain di Terowongan MP, TKP lainnya antara lain Kompleks Asalea, Jl Pandang Raya, Jl kanfer dan Jl Meranti. Dalam menjalankan aksinya, dia selalu berduet dengan temannya, yaitu dengan Adi atau Taufik, yang saat ini sudah masuh DPO kepolisian.

Menurut pengakuan tersangka, selama ini dirinya memang sering nongkrong di terowongan MP. Dan ketika melihat korban, serta ada kesempatan untuk melakukannya, dia pun langsung beraksi, dengan mengancam korbannya dengan senjata tajam.

“Biasanya malam hari, di atas jam sepuluh malam, baru saya melakukannya. Kalau ada pengunjung yang keluar sendiri, dan kondisi sedang lengang saya langsung menodongnya. Kalau banyak orang, biasanya saya ikuti bersama temanku, sampai ada kesempatan,” ungkapnya saat di temui di Mapolsek Panakkukang, Rabu 6 Mei.

Sementara itu, Kapolsek Panakkukang, Kompol Tri Hambodo mengatakan tersangka merupakan pelaku yang selama ini menjadi incaran petugas, karena sudah sering kali melakukan aksi curas.

“Saat dilakukan pengembangan untuk mencari sepeda motor yang digunakan melakukan aksi curas di terowongan Mall Panakkukang. Pelaku mencoba melarikan diri, setelah motor Honda Beat warna hitam DD 6690 MZ, ditunjuk olehnya. Sudah diberi peringatan, namun dia terus lari kearah Meranti terus ke belakang kantor Kecamatan Panakkukang, akhirnya oleh anggota Unit Resmob Panakkukang ditembak di kaki dan mengenai betis kiri,” ungkap Tri.

Pelaku kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk pengobatan medis. Setelah itu, dibawa kembali ke Polsek Panakkukang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (tejo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.