Ampera kecam Komersialisasi kampus dan pelecehan di STKIP BIMA

oleh -304 views

IMG_20151208_003631Makassar– Pengurus Besar AMPERA (aktivis mahasiswa pemerhati rakyat) melalui forum khusus yang di bentuk telah mengkaji data data hasil identifikasi dan advokasi terhadap kondisi perguruan tinggi swasta STKIP BIMA dan menemukan kekanggalan yang seharusnya publik mengetahui.

Menurut Denis Jenderal Lapangan pergerakan AMPERA, via Rilis yang diterima indotimnews.com, bahwa berdasarkan pernyataan mahasiswa dan bukti bukti yang didapat teridentifikasi STKIP BIMA melakukan Komersialisasi pendidikan;

1.Penjualan skripsi terhadap mahasiswa dgn harga bermacam macam

2.Pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang konsultasi skripsi dengan modus menyuruh mahasiswi konsultasi pada malam hari di rumah

3.Kekerasan dengan cara mengancam mahasiswa yang mempertanyakan rasionalisasi nilai yang di terbitkan,

“Dengan demikian, pengurus besar AMPERA akan menindak lanjuti kasus STKIP BIMA dengan berunjukrasa di depan kantor DIKTI (senayan Jakarta pusat) dengan berbagai tuntutan.

 

Ini tuntutannya;

1. Mencabut ijin opersional STKIP BIMA

2. Mengadili dan Memecat dosen yang teridentifikasi melakukan pelehan seksual dan kekerasan serta penjualan skripsi.

 

(Rilis AMPERA)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.