Anda punya mobil, begini cara merawatnya jika musim hujan!

oleh -316 views

images(27)Indotimnews.com– SAAT musim hujan tiba, salah satu benda yang rawan terkena imbas adalah kendaraan pribadi Anda. Efek seperti kerusakan mesin akibat terendam air, hingga korosi yang mengerogoti bodi mobil. Selain dampak negative tersebut, kecelakaan juga sangat rentan terjadi pada saat Anda mengendarai mobil di musim hujan.

Sebelum Carmudi Indonesia membahas cara merawat mobil di musim hujan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Seperti kewaspadaan di tengah jalan yang biasanya lebih licin, banyaknya genangan air membuat proses pengendalian mobil menjadi sulit.

Cek Suspensi
Untuk menyikapi itu perlu kewaspadaan ekstra dan tetap memeriksa kondisi mobil Anda agar selalu prima untuk dikendarai. Ada beberapa hal yang perlu dicermati, sebagai contoh periksa sisi suspensi mobil agar mobil mampu dikendalikan di jalanan yang basah dan licin.

Periksa Wiper
Kedua, periksa juga fungsi wiper masih berfungsi dengan baik. Hal ini menjadi penting karena air hujan yang menetes di kaca depan terkadang menganggu visibilitas pengendara apabila tidak berfungsi sempurna. Periksa juga kondisi karet wiper mobil Anda, apakah sudah tipis dan perlu diganti. Jika dipaksakan berfungsi dalam keadaan tipis, maka besar kemungkinan akan membuat kaca mobil Anda menjadi baret.

Cuci dengan Benar
Seperti kita tahu air hujan banyak mengandung garam dan butir-butir kotoran halus, karena itu jangan langsung mengelapnya, lebih baik basahilah dahulu bodi mobil Anda dengan air bersih sampai merata. Kemudian cucilah mobil dengan sampoo berbusa rendah dan bilaslah kembali secara merata serta mengelapnya. Jangan meninggalkan kotoran atau garam oleh air hujan pada bodi mobil lebih dari 3 hari, karena akan menyebabkan timbulnya karat, jamur serta noda-noda air yang mengering.

Bersihkan Seluruh Bagian
Langkah selanjutnya dalam merawat mobil di musim hujan adalah bersihkan mobil Anda secara menyeluruh, seperti: engsel mobil, tepi bagasi, tepi pintu mobil, tepi kap mesin, dll. Jangan meninggalkan bekas air sehabis mencuci pada bodi mobil terlalu lama karena dapat meninggalkan bekas yang sulit dihilangkan.

Periksa Sistem Pengapian
Periksa komponen sistem pengapian. Cek saat pengapian dan lakukan penyetelan saat pengapian yang tepat. Periksa keadaan koil dan platina. Pastikan busi dalam keadaan bersih dari kotoran, periksa keadaan busi dari kemungkinan elektroda yang aus atau terbakar.

Ganti kabel busi bila sudah bocor, keras atau terlalu tua. Pemeriksaan lebih detail harus dilakukan pula pada penutup busi, koil atau distributor. Bila bagian ini terdapat celah atau lobang, guyuran air akan mematikan kelistrikan mobil bersangkutan.

Periksa Sistem Kelistrikan
Periksa komponen sistem kelistrikan apakah semua berfungsi dengan baik, seperti apakah ada kabel yang mengelupas, putus, kendor dan kerusakan lain. Periksa lampu-lampu kendaraan apakah ada yang putus. Periksa pula instrumen switch lampu. Masuknya air dalam sistem kelistrikan dan kabel bakal menyulut terjadinya hubungan arus pendek dan membuat mobil segera mogok jika bagian ini basah.

Periksa Dinamo Starter
Periksa apakah motor starter berfungsi dengan baik. Apakah motor starter lancar, tidak tersendat-sendat. Paling mudah terpantau saat dinamo stater mengalami kerewelan adalah susahnya mesin mobil dihidupkan. Pastikan pula arus yang mengalir ke motor starter kuat untuk memutar motor starter.

Bila keempat bagian ini benar-benar tak luput dari pemantauan, mobil bakal jauh dari momok ‘mogok’ walau setiap hari terguyur hujan bahkan saat Anda terpaksa menghadapi genangan air. Saat menghadapi genangan jangan panik, sejauh tak terlampau tinggi kurang dari setengah roda mobil. Dengan perlahan dan pertahankan tekanan gas dalam posisi tetap.

Siapkan P3K di Dalam Mobil
Untuk menyiasati agar musim hujan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya pastikan kesehatan Anda berada dalam kondisi prima. Selain itu, penting untuk memperhatikan kondisi mobil sebagai penunjang agar perjalanan Anda tetap lancar. Selain mengecek kondisi mesin dan sistem kelistrikan mobil, perlengkapan lainnya seperti dongkrak, segi tiga pengaman, dan kotak P3K harus selalu Anda bawa dalam mobil.

Musim hujan boleh datang, tapi aktivitas harus jalan terus. Dengan berperilaku benar saat berkendara disertai dengan pengetahuan tentang merawat mobil di musim hujan yang cukup, Anda sudah ikut membantu sesama pengendara atau pemakai jalan lainnya, paling tidak bisa mengurai masalah kemacetan.

Sumber: http://www.carmudi.co.id/

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.