Anggota begal bawa lari anak SMK: Ayah NH kecewa laporan polisi anaknya disetubuhi belum diungkap polisi, malah TSK bawa kabur gadis itu (Bag.3)

oleh -254 views

IMG_20150925_150545_edit_edit1_editIMG_20150927_223115_editMakassar– Jaka, ayah NH, siswi salahsatu SMK Negeri di Makassar yang dibawa lari Wahyu, terduga anggota begal sejak dua minggu lalu, mengaku, sebelum anaknya dibawa kabur, ia bersama isterinya pernah melaporkan pria bertato itu kepolisi prihal menyetubuhi anak di bawah umur dan Undang Undang Perlindungan anak.

Karena itu Jaka bersama isterinya Mardiana Salma, merasa kecewa dengan kinerja aparat kepolisian di Mapolrestabes Makassar. Alasannya, sejak dibuatnya laporan polisi tanggal 3 Juli 2015 lalu, hingga saat ini polisi  belum  bisa menangkap Wahyu.

“Kami sekeluarga merasa kecewa dengan pelapoan yang kami buat di Kepolisian. Pria bejat itu belum tertangkap, eh mala berbuat lagi membawa lari anak kami,” papar Jaka, Sabtu malam (26/9).

Ayah NH ini juga memperlihatkan bukti pelaporannya di Polrestabes dengan Nomor: STBL/1466/K/MI/2015/POLDA SULSEL/RESTABES Makassar, atas nama pelapor Mardiana Salama, Tanggal 3 juli 2015, Pukul 22.30 Wita dan ditandatangani KA. SPKT, Panit 1, Aiptu Sunandar Riyanto.

“Dalam laporan itu ada dua pasasl yang diberikan SPKT polrestabes Makassar, yakni Pasal menyetubuhi anak di bawah umur dan UU perlindungan anak,” lanjut Jaka, warga Perumahan Bukit Hartaco Indah, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanayya.

Bebebrapa hari menunggu hasil perkembangan penyidikan dan penyelidikan pihak kepolisian tak kunjung datang, kedua orang tua NH inipun mencoba melakukan konfirmasi ke pihak penyidik

“Saat kami ke kantor polisi bagian perlindungan anak (PPA), poihak penyidik mengaku belum bisa melacak keberadaan maupun alamat Wahyu tersebut,” paparnya.

Nah, dengan kasus dibawa larinya anak tersayang mereka, iapun mengambil langkah untuk mencari sendiri NH dengan melibatkan keluarga.

“Sudah 12 hari kami melakukan pencarian, namun belum ada hasil, kendati sejumlah keluarga sudah ikut melakukan pencarian dii sejumlah tempat yang diduga Wahyu kerap berkumpul bersama gengnya,” cetus Jaka.

Kendati demikian untuk memperkuat adanya indikasi perbuatan kriminalitas anggota begal tersebut, kedua orang tua NH, akan kembali membuat laporan polisi ke Mapolrestabes terkait kehilangan anaknya dan yang akan menjadi terlapor adalah Wahyu. (Zul)

 

 

 

 

 

 

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.