Asita Sulsel tolak rencana Garuda Indonesia turunkan komisi Agent 1 Maret 2017 mendatang

oleh -169 views

Indotimnews– Tumbuhnya Bisnis E-Commerce di Indonesia seperti Traveloka, sangat berpengaruh pada pelaku usaha jasa Tour and Travel dan menggangu “DAPUR ASITA” selaku Asosiasi Jasa Tour and Travel terbesar di Indonesia.

Hal itupun diangap menimbulkan adanya kebijakan Garuda Indonesia yang akan memberlakukan penyesuian Komisi dan Insentif pada tanggal 1 maret 2017 mendatang.

Karen itu Asita Sulawesi Selatan menolak rencana pIhak Garuda Indonesia yang menurunkan Komisi Agent di Indonesia pada 1 Maret mendatang.

“alasan Asita sendiri saat ini beranggotakan sekira 300 Travel Agencies di tanah air sehingga hal ini dapat berdampak penurunan yang siginifikan penjualan pada travel agencies khususnya di wilayah Sulawesi selatan,” ungkap Ketua Asita Sulsel Didi L Manaba di Kantor sekertariat Asita sulsel jalan S.Saddang Makassar Senin (6/2/17).

“Terkait kondisi tersebut, Didi L Manaba mengatakan, 30 DPD ASITA seIndonesia rencananya menolak penurunan Komisi Agent keputusan ini berdasarkan dari DPP ASITA, sebab “DAPUR ASITA” seluruh Indonesia bersumber dari penjualan Domestik dan International,” tegas Ketua Umum DPD ASITA Sulsel saat konfrensi pers di sekretariat Jalan Sungai Saddang (6/2/2017).

Padahal, menurut Didi L Manaba, Travel Agent sebagai garda terdepan penjualan tiket Garuda Indonesia baik secara konvensional maupun online, sementara pembelian tiket secara online travel agent sering terkendala teknis pada layanan tersebut sehingga meningkatnya biaya operasional.

Didi berharap agar pihak Garuda untuk dapat mempertimbangkan rencana penurunan Komisi Agent di Indonesia.

Laporan: Udin

loading...
loading...