Asosiasi Dialer se Sulawesi “keluhkan” biaya ACC ranmor baru di Samsat Kendari

oleh -238 views
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta– Sejumlah anggota dialer kendaraan bermotor (ranmor) baru di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan adanya kebijakan kenaikan tarif ACC kendaraan baru di lingkup Samsat Kendari.

Pasalnya, menurut Sugiyanto yang mewakili aspirasi Asosiasi Dialer se Sulawesi yang diajak bincang-bicang via telepon selularnya di Kendeari, mengaku pasca rencana kenaikan per Tanggal 1 April 2016, hampir seluruh berkas ranmor baru di Samsat Kendari tidak berjalan, tanpa ada alasan jelas pihak samsat setempat, pada hal tarif ACC berfariasi di setiap dialer.

“Kami bingung dengan berkas kendaraan baru yang tidak berjalan sesuai dengan aturan yang ada. Persoalannya, rencana kenaikan tarif ACC ranmor baru tak disetujui pihak Asosiasi terlebih dahulu jelas Sugyanto, mewakili Anggota Asosiasi  Dialer se Sulawesi, Rabu (6/4).

Lanjutnya, selama ini, berkas di Samsat Kenadari sudah berjalan normal dengan nilai yang teah ditetapkan berjalan mulus hingga STNK diterbitkan. Namun, setelah adanya informasi kenaikan tarif tanpa koordinasi phak Asosiasi Dialer, dianggap sepihak dan sangat memberatkan.

Sementara itu, Kasi STNK Ditlantas Polda Sultra, Kompol Jeky yang dikonfirmasi via telepon selularnya tidak membenarkan tudingan pihak asosiasi yang tengah brgulir terkait kenaikan biaya ACC ranmor baru.

“Waduh, kaya raya saya kalau begitu,” ucap Jeky saat dimintai komentar via sms telepon selularnya.

lanjut kasi STNK Ditlantas Polda Sultra, bahwa jika biaya naik seperak saja, sudah teriak kemana-mana.

Terpisah, Direktur lalulintas (Dirlantas) Polda Sultra, Kombes Pol. Rudi Antariksa menampik adanya informasi yang dijelaskan oleh pihak Asosiasi Dialer kendaraan baru.

“itu tak benar, selama ini semua berkas berjalan lancar seperti biasanya. Jika ada yag tak berjalan sesuai prosudur hanya terkendala pada ketidak cocokan penepatan pajak dari Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sultra,” ucap Rudi Antariksa.

Demikian halnya dengan adanya kenaikan tarif biaya ACC ranmor baru, juga ditampik, Alasannya, adanya dugaan kenaikan dianggap tak benar.

“Kenaikan itu sama sekali tidak ada mas dan yang benar itu dalah masalah pajak. Silahkan konfirmasi ke Dispenda,” pungkas Kombes Pol. Rusdi Antariksa. (bersambung)

Editor: zulkifli

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.