Bakal Gusur Pedagang, Kebijakan Rs. Fatimah Disesalkan Aktivis GAM

oleh -182 views

IMG_20141229_181455Makassar– Beberapa pengurus pusat Gerakan Aktivis Mahasiswa (pp-GAM), menyorot kebijakan Rs. Ibu dan Anak Fatimah, yang akan menggusur para pedagang yang sudah tahunan mencari nafkah di area rumah sakit.

Karena itu, aktivis GAM telah mendatangi rumah sakit ini yang terletak di Jalan Gunung Merapi guna mempertanyakan kebijakan direktur RS. Fatimah, Dr. Leo. yang akan menggusur pedagang yang berada dalam area rumah sakit dengan Asumsi kehadiran pedagang itu mengganggu pemandangan dan aturan yang di keluarkan pihak rmh sakit itu berdasarkan surat perintah dari pusat.

Menurut Yudha Jaya, aktivis senior GAM, Kehadiran gerakan mahasiswa dalam masalah ini kerna adanya indikasi penyalah gunaan jabatan yang dinilai arogan terhadap pedagang kecil.

“Kebijakan itu hanya melihat aspek aturannya saja tapi tidak meLihat aspek sosial. Di mana pedagang itu adalah masyarakat kecil yang butuh kelayakan hidup dan perhatian pemerintah,” ucap Yudha dalam relesnya, Senin (29/12/2014).

Sementara Ketua Tim Investigasi dan Advodkasi GAM, Rendra Anggoro bersama aktivis GAM lainnya datang ingin meminta penjelasan yang detail dari direktur Rumah sakit sebagai pengambil kebijakan tertinggi. Namun sayang, kedatangan mereka seakan-akan tidak ditanggapi serius.

“Kami sudah melayangkan surat somasi Tanggal 22 Desember 2014). Tapi nyatanya sampai saat ini pihak rumah sakit tidak pernah mengklarifikasi surat somasi kami,” Ujar Rendra anggoro yang di dampingi Yudha jaya selaku senior di GAM.

Yang jelas, aktivis GAM kecewa dengan pihak rumah sakit kerna seakan-akan dipermainkan padahal hanya untuk mencari solusi yang terbaik antara pihak rumah sakit dan pihak pedagang.

“Harus diketahui, semua masalh pasti ada solusinya. Kami tidak akan pernah berhenti mengawal kasus ini ketika tidak ada solusi yg terbaik, apalagi kalau solusi itu Tidak berpihak ke Rakyat kecil,” pungkasnya. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.