Bayi Hasil Kumpul Kebo Diserahkan RS. Fatimah ke Dinsos Sulsel

oleh -425 views

images(6)-1Makassar– Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Prov.Sulsel menerima penyerahan bayi oleh pihak RSKD Fatimah, diruang perwatan bayi,Rabu (17/09).

Bayi yang lahir sejak tanggal (22/04) dengan berat badan awal sejak lahir 1,2kg dan panjangnya 46 cm,kelahiran bayi itu juga dalam keadaan Normal merupakan hasil hubungan gelap yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum PNS di kabupaten Sinjai.Ibu dari anak itu diduga masih berstatus mahasiswi

Hal tersebut diungkapkan Humas RSKD Fatimah,
Chaeriah chalid. Dia mengatakan,kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di rumah sakit Fatimah.

Awalnya si ibu bayi tersebut diantar oleh orang yang mengaku suaminya dan setelah itu tidak pernah lagi datang menjenguk sampai hari ini.
“Jadi mulai dari melahirkan sampai sekarang tidak pernah dijenguk, Namun pada hakekatnya siapapun yang datang kesini kami akan layani sebagaimana mestinya,”ujar Chaeriah chalid.

Suami bayi kata Chaeriah berinisial AIK,sementara ibu bayi tersebut berinisial AM.

Sementara itu Devi Tiovana,Technikal asisiten direktorat kesejahteraan sosial kementerian sosial,Mengatakan.Dinas sosial sangat komit terhadap upaya ini khususnya direktorat kementerian sosial.

“Kita akan upayakan melakukan crosing mencari orang tua tersebut,bayinya untuk sementara kita akan melakukan perlindungan sementara, melalui dinas sosial provinsi Sulawesi Selatan yang nantinya pemenuhan dasarnya kita upayakan termasuk pengasuh pengasuh bayi tersebut,” jelas Devi
.
Menurutnya, sambil berjalan nanti kita upayakan mencari orang tuanya,dan kalau didapati dengan sengaja menelantarkan bayi tersebut maka tentunya kita akan terapkan Pasal 77 tahun 2002.no.23 tentang perlindungan anak.Apalagi nanti kata Devi Tiovana jika ditemukan ada unsur pidananya.

“Tentunya pihak rumah sakit akan kita minta keterangannya bekerja sama pihak kepolisian setempat,”cetusnya.

Bayi ini untuk sementara jelas Devi Tiovana kita titip dirumah sosial perlindungan anak milik prov.Sulsel di jalan Abdullah Dg.Sirua sampai kita temukan orang tuanya nanti.

“Mengenai kebutuhan dasarnya kita pakai dana PKSA (Program Kesejahteraan Sosial Anak).”Tandasnya (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.