Begini Cara Pemkot Makassar Atasi Banjir

oleh -265 views

20150203_08_29_34Indotimnews.com– Pemerintah Kota Makassar menerjunkan tim Satuan Tugas (Satgas) di 143 kelurahan guna mengantisipasi banjir dan mencegah berkembangnya jentik nyamuk demam berdarah di musim penghujan.

“Tim ini bertugas membersihkan selokan untuk membuka jalur air saat hujan turun sehingga tidak terjadi genangan di rumah warga,” kata Lurah Pattingalloang Irvan Syam di Makassar, Senin.

Disela pembersihan di wilayah kerjanya, dia mengatakan kegiatan tersebut sebagai rangsangan kepada masyarakat agar senantiasa memelihara lingkungan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat termasuk di got dimana air itu mengalir.

“Partisipasi warga adalah tujuan utama dalam pembersihan ini sebagai motivasi awal agar masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan serta mencegah timbulnya genangan air serta mencegah berkembangnya jentik nyamuk demam berdarah” ulasnya.

Selain itu dirinya juga mengeluhkan sejumlah warga membangun bangunan yang berdiri diatas drainase sehingga menutup jalur air dan warga tidak menyadari bahwa perbuatan itu melanggar.

“Kami sudah berkordinasi dengan Camat Tallo, Dinas PU dan Tata Bangunan untuk mencari jalan keluar mengenai hal itu apakah bangunan dibongkar ataukah ada cara lain yang dilakukan dinas PU sehingga jalur air tidak tersumbat,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, M Anshar menyatakan pembentukan Satgas tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah atas beberapa daerah di Makassar sering menjadi langganan banjir jika musim penghujan.

Tim satgas ini berjumlah sekitar 270 orang yang disebar di lima zona di kota Makassar, khususnya di daerah yang rawan terjadi genangan air. Tugas dari tim satgas tersebut adalah mengeruk seluruh sedimentasi kanal dan selokan mulai dengan tingkat menengah hingga tinggi.

“Mereka berkerja fokus pada penanggulangan genangan air dan banjir yang berpotensi terjadi setiap musim hujan,” katanya.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto pada kesempatan sebelumnya menyatakan satgas dibentuk sebagai dasar program Makassar Tidak Rantasa atau MTR serta mengajak masyarakat agar sadar tentang lingkungan bersih.

Kepada dinas pekerjaan umum beserta Camat dan Lurah, lanjutnya, diinstruksikan agar senantiasa siaga memantau tempat-tempat yang terjadi genangan dan harus menindak lanjuti setiap informasi yang masuk.

“Bila ada tempat terjadi genangan atau banjir, tugas utama lurah dan camat segera memberi informasi salah satunya menfoto lokasi kejadian dan menyampaikan ke Satgas banjir untuk segera diidentifikasi dan dieksekusi apa masalahnya,” tambahnya. (antarasulsel)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.