Home / Featured / Begini Rutinitas WBP Lapas Kelas I Makassar

Begini Rutinitas WBP Lapas Kelas I Makassar

MAKASSAR– Sunnah Rasulullah SAW, yang berarti segala sesuatu yang bersumber dari Rasulullah SAW, baik ucapan, perbuatan maupun penetapan beliau, memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam, karena Allah SWT menjadikan sunnah Rasulullah SAW sebagai penjelas dan penjabar dari al-Qur’an yang mulia, yang merupakan sumber utama syariat Islam. selasa (13/11/2018).

Sunnah inilah yang terus diajarkan kepada Warga Binaan Lapas Makassar, pada saat diselenggarakan Majelis dari Kementerian Agama dan SDM yang bermitra dengan Lapas Makassar. Setiap sore sehabis sholat Ashar berjamaah WBP akan diwajibkan tetap tinggal di Mesjid Dachwatul Ichsan Lapas Makassar, untuk sekedar mendengarkan atau menanyakan lansung Kaidah Islam pada majelis tersebut.

“dari Quran Surat Ali Imran ayat 31, Katakanlah, Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Ucap Ust. Hamka Mahmud, pada saat membuka majelis tersebut.

Kegiatan majelis sore yang dibawakan oleh Da’I Kamtibmas ini, membahas mengenai cara mencintai Rasulullah SAW dengan mengikuti petunjuknya melalui dua tingkatan yaitu tingkatan fardhu atau wajib, dan tingkatan fadhl atau keutamaan.

Dalam hal ini Ust. Hamka mengaris bawahi untuk meningkatan tingkatan yang fardhu atau wajib, yaitu kecintaan kepada Rasulullah SAW, yang mengandung konsekuensi menerima dan mengambil semua petunjuk yang dibawa oleh Rasulullah SAW dari sisi Allah SWT dengan rasa cinta, ridha, hormat dan patuh, serta tidak mencari petunjuk dari selain jalan Sunnah Rasulullah SAW secara utuh.

Selanjutnya, Ust. Hamka juga membuka sesi diskusi mengenai kaidah islam yang sudah dijelaskan, dan memberikan kultum serta memipin doa bersama sebelum mengakhiri majelis hari ini. (*)

loading...