Bentrok Antar Warga di Reo Flores Bukan Konflik Agama

oleh -364 views

images(121)-1-1Manggarai– 16 rumah dan tiga warga yang terluka, akibat bentrok antar warga di Kelurahan Mata Air, Reo Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (8/10/2014), diakui oleh Kapolres Manggarai, AKBP Toni Binsar Marpaung, bukanlah konflik agama.

Kepada wartawan, Kapolres Manggarai berharap bentrok antar warga ini seperti yang dikutip di vivinews.com, agar tidak dibawa ke isu sara.

“Janganlah kasus ini diarahkan ke isu sara, kami dari pihak kepolisian sudah menetapkan 4 tersangka. Yang jelas ini murni pidana penyerangan dan penganiayaan,” ucap Toni Binsar.

Adapun disebut-sebut oknum yang terlibat dalam aksi bentrok tersebut, Kapolres Manggarai menampik. Malah pihaknya sudah melakukan pemeriksaan pada oknum ini, namun tidak punya bukti keterlibatan.

Nah, ihkwal terjadinya bentrok warga, pada malam Takbiran Idul Adha, salah satu peserta takbiran, terkena lemparan batu.

Setelah takbiran selesai, kelompok yang melakukan takbiran itu melakukan penyerangan.ke Warga Tanah Putih. Pertikaian inipun meluas hingga Teungku Romot. Sebab itu, 16 rumah di Tanah Putih hancur akibat penyerangan. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.