Berawal Chat WA Kadis Pendidikan Gowa dan Kadir Halid Berujung di Meja Diskusi DPRD Sulsel

oleh -245 views

GOWA– Melaporkan ke publik adanya perdebatan yang pada awalnya terjadi debat ringan disalah satu group WA tentang program pendidikan di Kabupaten Gowa, akhirnya berujung dialog akbar di Kantor DPRD Sulsel.

Debat kusir itu melibatkan dua orang tokoh yang cukup dikenal di masing-masing bidang atau profesi mereka. Dr Salam selaku Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten Gowa sedang Kadir Khalid adalah salah satu anggota dewan di DPRD Propinsi dari Komisi E yang membidangi Kesejahteraan Masyarakat.

Sebab musabab yang melahirkan dialog Sipakatau Sipakainga’ Sipakalebbi’ Sipappaccei ini, awalnya muncul dari kutipan kata pembodohan yang berbunyi “Program SKTB di Gowa adalah suatu bentuk pembodohan ke masyarakat”.

Nah, hal inilah yang kemudian menjadi perbincangan hangat di medsos hingga Dr Salam tertantang untuk memberikan penjelasan dan pemahaman tentang inti sari dari Program SKTB lalu ke Anggota DPRD Sulsel, Kadir Khalid di kantornya, Kamis (3/5/18).

Dalam pertemuan langsung di lantai 7 komisi E DPRD Sulsel kedua tokoh ini saling berargumen, setelah Salam memaparkan secara jelas dari program SKTB yang di pimpinnya.

Adu argumen dari keduanyapun berjalon alot yang disaksikan oleh berbagai awak media dan seseorang yang mengaku perwakilan orangtua dari beberapa siswa.

Menurut Salam,dari serangkaian penjelasan mengenai Program Sekolah Kelas Tuntas dan Berkelanjutan yang hanya ada di Kabupaten Gowa dimana murid atau siswa yang tertinggal mata pelajarannya itu tidak akan tinggal kelas, akan tetapi murid tersebut akan tetap mengulang bidang studi yang dianggap tertinggal mata pelajarannya.

“Dari serangkaian penjelasan tentang SKTB yang saya paparkan mampu menghipnotis sang dewan Kadir Khalid,” paparnya kepada Indotimnews.com.

Laporan; Darwis Ham

loading...
loading...