Besok JIC Ajak Warga Jakarta Sholat Gerhana Bulan di Masjid Raya

oleh -53 views

JAKARTA– Gerhana bulan terakhir tahun ini akan terjadi pada hari Rabu dini hari (17/07/2019) waktu Indonesia dan berdurasi 2 jam 58 menit.

Untuk Asia Tenggara, termasuk Indonesia, durasi penampakan gerhana bulan sebagian ini berbeda dan tampak tidak sempurna.

Hal ini lantaran, saat peristiwa bulan sudah akan tenggelam dan matahari mulai terbit.

Merujuk laman resmi BMKG, gerhana bulan sebagian akan di mulai pada pukul 3.01 Wib, puncaknya pukul 4.30 Wib, dan berakhir pada pukul 6.00 Wib. Gerhana bulan sebagian merupakan peristiwa terhalanginya penampakan bulan oleh bayangan Bumi sehingga cahaya Matahari tidak sampai ke Bulan.
Peristiwa ini bisa terjadi hanya jika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus.

Bagi umat Islam, Gerhana bulan, baik seluruhnya maupun sebagian, bukan saja merupakan peristiwa astronomis, tetapi juga peristiwa ibadah.

”Umat Islam dianjurkan, di sunahkan untuk melaksanakan shalat sunah gerhana bulan (khusuf) dan mendengarkan khutbah gerhana, walau gerhananya hanya terjadi sebagian saja,” kata Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre (JIC), Rakhmad Zailani Kiki.

Di JIC, shalat gerhana bulan di lakukan sebelum shalat subuh, dengan imam Ustadz Madinah,S.Ag, dan khatib KH. Ma`arif Fuadi,MA. Secara umum, pelaksanaan shalat gerhana bulan di awali dengan shalat sunah dua rakaat dan setelah itu di susul dengan dua khutbah seperti shalat Idul Fitri atau shalat Idul Adha di masjid jami.

Hanya saja bedanya, setiap rakaat shalat gerhana bulan di lakukan dua kali rukuk. Sedangkan dua khutbah setelah shalat bulan tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah dua shalat Id.

Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi menambahkan, bagi ummat Islam di sekitar Jakarta di persilahkan untuk melaksanakan Sholat Gerhana Bulan di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre. Imamnya seorang hafizd dan khotibnya da’i tetap di Masjid JIC. Selain itu tempat perkir yang luas, aman, dan nyaman. (IS)