BI sosialisasi Uang NKRI, ASITA curhat bisnis Travel Galau

oleh -193 views

Indotimnews– Bank Indonesia (BI) wilayah Sulsel, kembali mengelar sosialisasi penggunaan uang rupiah di wilayah NKRI dan kewajiban Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Berizin yang melibatkan agent travel yang ada di daerah ini di Hotel Gammara Makassar Jalan Metro Tanjung Bunga Kamis (10/2/17).

Pada sosialisasi Penggunaan Uang rupiah para pelaku bisnis di travel agent mengaku galau dengan tupoksi mereka yang selama ini menjual tiket perjalanan domestik dan internasional.

Pasalnya, saat ini sudah banyak SKPD yang tidak lagi membeli tiket dan lainnya pada agent travel tapi sudah langsung ke pihak airlines.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel (ASITA)  Sulsel  Didi L Manaba di depan Kepala BI Wilayah Sulsel.

Menurut Ketua Asita Sulsel, Didi Leonardo A Manaba membuat para pelaku bisnis agen travel menjadi lesu dalam penjualan tiket,

“Padahal tupoksi dari Asita sudah diatur dalam UU dimana mereka sebagai usaha untuk penjualan tiket dan wisata,” katanya.

Karena itu kata Didi, para pelaku bisnis agen travel yang tergabung dalam Asita galau dengan beberapa kebijakan pemerintah dimana SKPD tidak lagi membeli komponen-komponen di agen tapi langsung ke airlines, ini sangat berdampak pada usaha bisnis melalui travel.

“ASITa meminta pihak pemerintah untuk mengembalikan tupoksi dari agen terutama yang ada dalam Asita. Sedang terkait dengan kebijakan penggunaan uang rupiah dalam transaksi,” tambah Didi, sembari menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada semuan agen dan hotel untuk menggunakan rupiah.

Laporan: Udin

loading...
loading...