BNN Sulsel: Narkoba Lebih Bahaya Ketimbang Koruptor

oleh -461 views

IMG_20140805_195729-1Makassar– Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan ke Perhimpunan Hotel dan Restouran Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Clarion pada Hari Selasa,06 Agustus 2014 di Jln A.P.Pettarani.

Kepala BNN Prov.sulsel Drs. Richard M Nainggolan, MM, MBA diterima Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) wilayah sulsel Anggiat Sinaga beserta jajaran PHRI Persatuan Himpunan Hotel Restoran Indonesia. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya BNN Prov Sulsel mengajak Karyawan di berbagai Hotel dan Restoran yang ada di sulsel untuk memerangi narkoba di lingkungan PHRI. Kegiatan ini didahului dengan diadakannya Forum Group Discussion (FGD) tentang bahaya narkoba kepada Karyawan Hotel dan Restoran Indonesia di Hotel Clarion. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) wilayah sulsel Anggiat Sinaga mengatakan,” Apa yang dilakukan pak Richard selaku Kepala BNN Prov.sulsel sebuah hal Yan harus kita support atau dukung,tidak hanya PHRI tetapi seluruh stekholder harus mendukung BNN Prov.sulsel untuk menolak narkoba. Karena apa yang dilakukan oleh Kepala BNN Prov.sulsel pak Richard M,Nainggolan sesuatu yang sangat mulia dalam konteks menghindari negeri ini ,bangsa ini menjadi penkonsumsi narkoba, karna kita tahu bahwa orang memakai narkoba orang yang sangat berbahaya bagi kesehatannya sendiri. Bahkan saya bisa katakan ini narkoba ini bahaya dari pada koruptor. Jadi kalau kita tidak lakukan bersama sama tidak mungkin bisa semaksimal apa yang dilakukan oleh BNN Prov.sulsel. Tidak hanya PHRI yang terlibat tetapi harus ikut juga Elemen masyarakat dan stekholder yang membantu pencegahan lebih dini terhadap penggunaan narkoba ini. PHRI ini selaku Garda terdepan untuk mensosialisasikan dan menghindari hal-hal seperti ini,bila perlu karyawan karyawan seluruh Hotel yang ada di Sulsel siap untuk di tes urine khususnya di Hotel Clarion ini. Dan sudah menjadi peraturan jelas kita bagai karyawan Hotel yang positif menggunakan narkoba akan diberi sangsi dan tidak ditoleransi akan di PHK atau di Pecat”.ujar Ketua PHRI Anggiat Sinaga. Kepala BNNP Sulsel Kombes Pol Richard M Nainggolan, MM.MBA mengungkapkan “salah satu tujuan diadakannya Forum Group Discuission (FGD) di Lingkungan Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Wilayah sulsel ini adalah untuk mensinergikan program dalam rangka menyelamatkan generasi muda dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. Bandar narkoba itu selalu membidik generasi muda sebagai lahan untuk dijadikan konsumen yang bisa dipengaruhi. Sasaran dari pada program Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba P4GN ini kita mengarah pada Sektor Pariwisata karna memang Sektor Pariwisata ini sangat rentan dari penyalahgunaan narkoba. Selain rentan penyalahgunaan narkoba hasil penelitian BNN Prov.sulsel Sektor Pekerja ternyata yang lebih tinggi itu pada Sektor Pariwisata dari pada Sektor sektor lainnya. Untuk itu salah satu alasan mengapa BNN Prov.sulsel bersinergi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) wilayah Sulsel untuk dapat memberikan ataupun meningkatkan sikap menolak narkoba dari Sektor Pariwisata. Editor : Andi A Effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.