BNN Tingkatkan Ketahanan Negara dari Narkoba

oleh -47 views

Kalsel – Situasi geopolitik yang menguntungkan, menjadikan Indonesia negara yang diperebutkan. Berbagai cara akan dilakukan negara-negara lain untuk dapat melumpuhkan Indonesia salah satunya merusak generasi muda dengan Narkoba. Hal tersebut disampaikan Sutarto Hadi, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), saat menyambut kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Heru Winarko, di ULM, Banjarmasin, Kalimantan Selatan,Rabu (13/2/209).

“Hal ini perlu diwaspadai. 2045 Indonesia diprediksi akan menjadi negara yang maju. Kalau generasi muda dilemahkan maka bangsa Indonesia akan menjadi lemah”. Ujar Sutarto.

Pihak ULM menyambut baik kedatangan Kepala BNN beserta rombongan dalam Kuliah Umum Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Sutarto menilai, pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sangat diperlukan. Karena berdampak pada masa depan generasi muda.

Sementara itu, Kepala BNN, Heru Winarko, menilai pemerintah tak hanya harus menekan supply narkoba, tapi juga demand penyalahgunaannya.

“Indonesia adalah negara yg banyak memiliki jalur penyelundupan, 80% diantaranya berasal dari laut. Sementara itu angka prevalensi penyalahgunanya masih tergolong tinggi,yakni 1,77% atau sekitar 3,3 juta penduduk Indonesia menyalahgunakan narkoba”, ujar Heru.

Lanjut Heru mengaku telah melakukan berbagai upaya, salah satunya adalah dengan memasukkan materi anti narkoba dalam kurikulum dan muatan lokal pendidikan. Selain itu, BNN juga membentuk networking dengan negara – negara yang memiliki jaringan sindikat narkotika yang sama dengan Indonesia. BNN juga banyak membangun kerjasama diberbagai sektor, salah satunya institusi pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, heru mengajak pihak ULM untuk meningkatkan sinergitas, salah satunya dengan mendukung fasilitas klinik milik ULM untuk dijadikan klinik yang mampu menangani pecandu narkoba. (*)