Home / HUKRIM / Bocah 14 Tahun Ditangkap Warga Usai Ancam Korbannya Dengan Busur dan Sebilah Parang
Tersangka AS (14), pelaku pengancaman

Bocah 14 Tahun Ditangkap Warga Usai Ancam Korbannya Dengan Busur dan Sebilah Parang

MAKASSAR– SA (14), bocah yang sejarusnya mengenyam dunia pendidikan dengan baik, nyaris bonyok dan menjadi bulan bulanan warga saat usai mengancam pemuda (korbannya) dengan senjata tajam (sajam) jenis busur serta sebilah parang panjang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu korban berteriak minta tolong karena di ancam oleh bocah AS dan semumlah rekannya dengan busur dan sebilah parang, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jl. Gunung Nona, Sabtu 31 Maret 2018.

Warga sekitar yang mendengar, berdatangan sehingga pelaku dan rekannya melarikan diri.

Menurut warga sekitar, AS, nampaknya tertimpah sial, ia tertangkap warga dan kemudian di amankan ke Polsek Makassar.

Sementara korbannya yang diketahui bernama Rifki dan Iqbal mengaku tengah mengendarai sepeda motor dengan berboncengan.

“Saat berada di Jalan Gunung Nona pelaku beserta temanya menyerempet motor saya lalu kemudian mengancam saya dengan parang dan busur,” ucap Rifki.

Saat itu, lanjut korban, dengan panik ia berteriak minta tolong dan warga sekitar berdatangan sehingga pelaku melarikan diri namun SA tertangkap oleh warga.

“Saya tidak kenal pelaku dan saya tidak pernah ada masalah dengan dia,jadi saya heran kenapa dia mau menyerang saya dengan barang tajam, makanya saya pun teriaki begal, karena saya takut terjadi apa apa dengan saya dan teman ku,ucap tersangka,” terang korban.

Kapolsek dan Kanit Res Polsek Makassar

Kapolsek Makassar Kompol H.Usman yang di dampingi Kanit Res Polsek Makassar, Iptu Harianto SH, Minggu (1/4/18), membenarkan telah menahan tersangka remaja laki-laki usia di bawah umur yang pada malam minggu di antar oleh warga setelah melakukan pengancaman terhadap korban di jalan gunung nona.

“AS sebagai pelaku sementara ini di lakukan proses hukum dengan barang bukti sebuah busur di tambah keterangan dari korban dan saksi sehingga pelaku kami jerat pasal 335 ayat 1 KUHP dan LN Lembaran Negara dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” tegas Kapolsek Makassar.

Laporan Andi Gusthi

loading...