Cegah Penyebaran Covid-19, Kadis Perdastri Gowa Edukasi Para Pedagang

oleh -159 views

Gowa – Merebaknya wabah Covid-19 atau Virus Corona membuat semua orang untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terlebih lagi saat berada ditempat keramaian seperti Pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdastri) Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib mengaku telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pengelola pasar yang ada di kabupaten Gowa agar melakukan upaya-upaya pencegahan atau memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

“Melalui surat edaran ini kami mengajak kepada masyarakat, khususnya pengelola pasar agar ikut berperan aktif mencegah penyebaran covid-19 di kabupaten Gowa,”kata Andi Sura Suaib melalui pesan WhatsAppnya, Sabtu (4/4/2020) sore.

Dalam surat edaran tersebut selain mewajibkan para pedagang menggunakan masker, sarung tangan dan menjaga jarak minimal 1 meter, pedagang juga dilarang berjualan saat kondisinya tidak sehat atau mengalami flu dan demam.

“Ketentuan itu harus ditaati oleh para pedagan pasar. Itu semua kita lakukan sebagai bentuk pencegahan dan memutuskan penyebaran covid-19,”Tegas Kadis Perdastri.

Selain itu, dalam Surat edaran tersebut juga ditekankan agar para pengelola pasar untuk sementara waktu menghentikan aktifitas berjualan bagi para pedagang yang tinggal atau berdomisili diluar Kabupaten Gowa.

“Untuk pedagang yang berdomisili diluar Kabupaten Gowa untuk sementara kita tidak memberikan ijin untuk berjualan langsung, kecuali los atau kiosnya dikelola dulu sementara oleh orang yang tinggal di Gowa itu boleh saja,”jelasnya.

Menurutnya pula hal ini merupakan salah satu upaya mengisolasi pedagang lokal untuk mengantisipasi menyebarnya covid-19 melalui warga yang domisilinya di luar Kabupaten Gowa.

Aturan larangan berjualan langsung oleh pedagang luar gowa tersebut kata Andi Sura akan diberlakukan mulai 7 April mendatang dan akan memberikan sanksi kepada para pedagang yang tidak mengikuti kesepakatan ini.

“Aturan ini kita berlakukan sesuai kesepakatan bersama, jika ada pedagang yang tidak taat akan kita tutup tempat jualannya,”tegasnya.

Selain itu Andi Sura juga mengungkapkan untuk mencegah penyebaran covid-19, seluruh pasar yang ada di kabupaten Gowa saat ini telah menyiapkan bak penampungan air mengalir yang dilengkapi dengan Antiseptik dan sabun cair agar para pedagang serta masyarakat yang berbelanja dapat membersihkan tangannya sebagai bentuk pencegahan.

“Dipasar itu sudah dilengkapi penampungan air dan sabun cair,”ungkapnya. (Fan)