Cegah Stunting, Kades Bontoala Melakukan ‘Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor’

oleh -106 views

Gowa – Kades Bontoala Melakukan Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor (Gertak Pelor) satu rumah satu pohon. Hal tersebut dilakukan, sebagai salah satu upaya mensosialisasikan kandungan nutrisi daun kelor sebagai solusi dalam rangka intervensi gizi terhadap masyarakat untuk mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak.

Sementara itu Kepala Desa Bontoala Muh Yusuf Muin, Menjelaskan, Gerakan Menanam 10.000 Pohon Kelor secara serentak di Kecamatan Pallangga, agar masyarakat mengkonsumsi daun kelor dengan membuat berbagai olahan makanan, karena daun kelor kaya akan manfaat dan memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi. Selain bermanfaat bagi ibu hamil dan menyusui, juga sangat bermanfaat untuk anak-anak usia bawah lima tahun (balita) dalam pencegahan stunting.

“Di Desa Bontoala ratusan bibit pohon kelor sudah diberikan kepada masyarakat desa untuk ditanam dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing satu rumah satu pohon. Saat ini program tersebut, menjadi perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten,” jelasnya Kamis, (26/11/2020).

Upaya pencegahan stunting, kata Yusuf Muin, Pemerintah Kecamatan telah mengkampanyekan menanam pohon kelor melalui program “Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor Untuk Cegah Stunting”, di 12 Desa 4 Kelurahan di Kecamatan Pallangga, dan ini dilakukan penanaman secara serentak dan secara simbolis. Saat ini semua desa dan kelurahan di Kecamatan Pallangga, sudah ikut dalam program Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor tersebut dengan melakukan penyemaian hingga penanaman.

“Masyarakat di Kecamatan Pallangga, saat ini sudah ikut dalam penyemaian dan penanaman pohon kelor secara serentak untuk mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak,”ungkapnya.

Yusuf Muin mengutarakan, kami mengajak masyarakat agar terus mengkonsumsi daun kelor dan menanamnya serta membudidayakan pohonnya di sekitar tempat tinggalnya yakni satu rumah satu pohon.

“Daun kelor ini, selain dimasak atau diolah menjadi sayur, juga bisa diolah berbagai jenis makanan seperti agar-agar, bakwan ataupun olahan makanan lainnya dan juga untuk minuman. Untuk menanam pohon kelor disini tidaklah sulit,” ujarnya.

Sementara Ibu Ketua PKK Desa Bontoala Yuniarti Yusuf, menambahkan, Dirinya Bersama Bidan Desa serta Kader PKK, dan Kader Posyandu, telah membantu pemerintah desa dan memberikan pohon kelor kepada seluruh masyarakat desa agar ditanam di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pohon kelor itu ditanam satu rumah satu pohon. Menanam pohon kelor tidaklah rumit, karena tidak butuh perawatan yang ekstra seperti tanaman lainnya,”kata dia.

Lanjut, Yuniarti Yusuf menambahkan, Pencegahan stunting ini, sudah menjadi program nasional agar Indonesia maju dan sumber daya manusia harus unggul. Oleh karena itu kami melakukan upaya pencegahan stunting ini, dengan menanam pohon kelor karena kandungan dari daun kelor kaya gizi dan penuh manfaat.

Hadir dalam Gerakan Penanaman 10.000 Pohon Kelor ini, Sekdes Desa Bontoala, Bhabinkamtibmas Desa Bontoala, Babinsa Desa Bontoala, Para Kadus, RT/RW, Para Kader PKK Bontoala, Kader Posyandu Bontoala, Para Staf Desa Bontoala, serta Masyarakat Desa Bontoala. (Fan)

loading...
loading...