Chonel Klaim Mubes Hipermata di Clarion Cederai Konstitusi. Ini alasannya!

oleh -438 views

MAKASSAR– Aktivis kemahasiswaan ini, yang dikenal dengan nama Kawan Chonel, menuding jika Musyawarah Besar Himpunan Pelajat dan Mahasiswa Takalar (Mubes HIPERMATA) ke XVII yang digelar di Hotel Clarion, tidak syah (ilegal), pasca dualisme di tubuh organisasi ini.

“Niat menyudahi dualisme sudah ada dari kami, mereka mengingkari semuanya, sudahlah, biar pelajar dan mahasiswa Takalar yang menilai, mana HIPERMATA sesungguhnya,” jelas Chonel dalam rilisnya yang diterima media ini, Jumat malam (27/4/18).

Meretas beberapa media lanjut Cho el, adanya Informasi MUBES PB HIPERMATA yang dilakukan segilintir Kelompok yang diadakan di Hotel Clarion Makassar, ia menjelaskan, ketua komisariat Sejajaran yang dinahkodai Subair selaku ketua umum tidak membenarkan karena menilai mubes tersebut terindikasi ditunggangi Epelit politik.

Kami anggap telah mencederai Konstitusi Kelembagaan,” ungkap Chonel melanjutkan paparan salah satu ketua Komisariat Kampus ternama di Makassar.

Menyikapi mubes hipermata XVII di Clarion, ia menegaska , Itu membuktikan bahwa HIPERMATA tetap dualisme.

“Mubes itu seakan mempertegas dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi ini. Issu penyatuan yang digembar-gemborkan beberapa tahun lalu hanya angan-angan, harapan yang dikhianati oleh pihak mereka dgn adax mubes di Clarion itu,” terangnya.

Kt terenyuh dgn issu penyatuan sehingga lupa berbenah internal. Pihak mereka berusaha mengepakkan sayap, kt hanya sibuk pikir penyatuan. Ungkap Kawan Chonel Ketua Komisariat Unismuh Makassar

Sementara dalam rilis yang dikirim Chonel ini, Ketua Umum PB HIPERMATA menerankan, penyatuan sudah dibicarakan sebelumnya, yang harusnya masing-masing menanggalkan ego sektoral dan roda organisasi dipimpin oleh orang yang profesional dan memiliki akuntabilitas dalam upaya menciptakan HIPERMATA yang utuh.

“Komitmen itupun lepas di Tanggal 28-04-2018. Hal tersebut merupakan tamparan keras buat PB. Hipermata (versi Batek) lupa air dan minyak takkan menyatu. Biarkan saja mereka mubes, jangan diganggu,” terangnya.

Sementara, hasil Rapat terbatas yang dilakukan di Aspura 1 Hipermata Jl. Baji Ateka Makassar dengan beberapa Komisariat Sejajaran menghasilkan beberapa Rekom.

“Salah satunya setelah diketahui mereka mubes duluan maka kami tidak berharap lagi untuk Islah dan kami akan berjalan sendiri sesuai jalur Roda Organisasi yang telah di paparkan di AD/ART Hipermata. Kami tetap adakan MUBES dan muskom Kolektif beberapa Komisariat,” tutupnya. (*)

loading...
loading...