Citizen Report: Ada pasien miskin tersandera di Rs. Ibnu Sina, mahasiswa galang dana di trotoar jalan

oleh -135 views

_20160601_221656Makassa– Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasionalis ( GAPEMNAS ), menggelar aksi solidaritas penggalangan dana di pertigaan lampu merah jalan Hertasning-Pettarani Makassar, Rabu malam (1/6), skitar Pukul 19.30 hingga selesai.

Menurut Muh Ramli Komite Penasehat Organisasi GAPEMNAS, aksi Penggalangan dana ini buat  Bapak Sanusi (24),  warga Pangkep yang kurang mampu dan bayinya lahir dalam keadaan meninggal. Sedang isterinya, Nurhayati (20) hingga saat ini dalam keadaan sekarat dan butuh darah.

“Kasihan dan sunggu ironis, bapak ini ditagih biaya perawatan sebesar Rp1,7 juta, sedang ia tidak mampu memnuhi tagihan rumahsakit ini,” paparnya.

Sanusi, warga asal Pangkep itu, mengisahkan, awalnya tak ada persoalan terkait biaya rumah sakit. Bahkan hingga proses persalinan normal Hari  Senin 30 Juni 2016, pihak RS. Ibnu Sina  tidak menyinggung biaya yang mesti dibayar.

“Maklum, dia mengantongi Kartu Indonesia Sehat (KIS),. Tak sampai disitu, bayinya yang meninggal juga diangkut motor dari Makassar ke Pangkep karena tak sanggup membayar biaya ambulance sebesar Rp2 juta,” papar Ramli.

Oleh karena itu, kegiatan penggalangan dana  ini digelar  GAPEMNAS karena merasa prihatin masih ada masyarakat yang kurang mampu terbelit masalah tagihan pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Heran, Bapak Presiden sudah menggembor-gemborkan kartu KIS itu dianggap sakti bisa membantu masyarakat miskin. Tapi realitanya kartu prodak Pemerintahan Jokowi ini, tak sesakti apa yang diharapkan,” pungkas Ramli.

Pengirim:  Yudha Jaya

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.