Citizent Report: Merasa dicemarkan nama baiknya, Kades Kampala bakal lapor balik

oleh -239 views

Indotimnews– Kepala Desa (Kades) Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Muuhammad Ramli HB, berencana akan melakukan laporan balik terkait pencemaran nama baik atas adanya oknum warga yang melaporkannya.

Kades Kampala pada akhir tahun 2016 lalu dilapor di Polres Bantaeng, laporan terkait dugaan penggelapan atas sertifikat prona dan prog Redis tanah di Desa Kampala.

“Program sertifikat tanah prona dan program redis ini di tahun 2014 lalu yang di mana peserta (masyarakat) menyetujui pembayaran Rp.350.000/bidang tanah dalam berita acara musyawarah desa,” jelas Muhammad Ramli, Minggu (19/2/17) dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com.

Dikatakan, pembayaran tersebut bukan untuk pengadaan sertifikat tanah dari BPN tapi biaya antara lain akomodasi, surat keterangan hibah, warisan, peralihan hak, materai, domisili Dan konsumsi petugas dari BPN selama melakukan pengukuran tanah yang memakan waktu sekitar tiga bulan lamanya.

“Semua kegiatan tercantum dalam berita acara musyawarah desa yang di hadiri semua BPD Desa Kampala, kepala dusun, tokoh masyarakat, babinsa dari kodim 1410 dan Babinkamtibmas Polres Bantaeng,” tambahnya.

Diakui, biaya itupun sesuai kesepakatan masyarakat. Itupun tdk semua warga yang membayar karena masih di berikan keringanan untuk mencicil biaya tersebut.

“Musyawarah desa ini berlangsung pada tgl. 21 februari 2014 di aula kantor desa kampala yg di pimpin langsung oleh kepala BPD Desa Kampala, Sapri,” tegas Kades Kampalam.

“Sebagian sertifikat sdh di serahkan ke pemilik sertifikat dan sebagian lagi masih ada di rumah masing-masing kepala dusun untuk menunggu pemilik sertifikat datang mengambilnya,” ujar Muhammad Ramli.

Dalam waktu dekat Muhammad Ramli. Hb akan melakukan laporan balik ke Polres Bantaeng terkait pencemaran nama baik yang akan di dampingi oleh Tim pengacaranya.

Kiriman: Yudha Jaya

loading...
loading...