Daeng Ical: Makassar miliki Perda Kota Dunia

oleh -190 views

IMG_20160609_084515Makassar – Wakil Walikota Makassar Dr Syamsu Rizal MI, yang aktab disapa Daeng Ical, menghadiri media briefing Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI di Hotel Sheraton By Four Point, Makassar, Rabu (8/6).

Dalam kesempatan itu, Deng Ical mengatakan, Kota Makassar saat ini memiliki perda kota dunia, tujuan perda tersebut agar bisa menggerakkan partisipasi semua kalangan masyarakat, Hal itu untuk mewujudkan Makassar sebagai Kota Dunia yang nyaman untuk ditinggali.

“Tujuan perda tersebut, untuk mewujudkan Kota Makassar sebagai Kota Dunia yang nyaman untuk di tinggali bersama, dan pemerintah Kota Makassar berkomitmen mewujudkan Program tersebut”,Ujar Deng Ical pasangan Danny Pomanto tersebut

Menurutnya, semua proses pembangunan bukan hanya memperhatikan dampak sosial tetapi juga dampak lingkungan strategisnya, Oleh karena itu pada tahun 2015 pengendalian pembangunan harus dapat terkoneksi dengan baik.

Sementara itu, Direktur bina penataan bangunan Kementrian PUPR, Adjar Prayudi menambahkan bahwa pembangunan yang mengutamakan manusia dengan pendekatan inklusif dan tata pemerintahan yang berjenjang dari pusat sampai daerah serta pembangunan perkotaan yang terpadu diharapkan mampu mewujudkan peningkatan akses pelayanan perkotaan yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Penyediaan layanan dasar perkotaan yang bertumpu pada masyarakat menjadi agenda bersama yang perlu dukungan semua tingkatan pemerintahan bukan hanya pemerintah kota, meskipun pada era otonomi daerah, kota harus berada di depan sedangkan pemerintah provinsi dan pusat menjadi pendukung”,Ujar Adjar.

Acara dilaksanakan selama dua hari sejak rabu, kegiatan diawali degan media brefing yang dilanjutkan FGD Stakeholder pada hari yang sama. Hari berikutnya para narasumber akan melakukan talkshow di radio celebes 90.90 FM).

Selain Makassar, lima kota lainnya yakni Semarang, Denpasar, Yogyakarta, Solo dan Palembang telah menjadi tempat penyeleggaraan kegiatan serupa. Selanjutnya akan diselenggarakan di Bandung, dan Jakarta. Masing-masing degan topik yang terkait dalam tema agenda baru pembangunan perkotaan, Kohesi Sosial, Kesetaraan dan Kota yang ingklusif, Urban Framework, Pembagunan Spasial, Ekonomi Perkotaan, Ekologi dan Lingkungan Perkotaan, serta perumahaan dan Pelayanan Dasar Perkotaan.

(Katim)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.