Dana Sumbangan Muktamar Muhammadiyah di Unismuh Disorot SIMAAK

oleh -182 views

IMG_20141211_141411-1Makassar– Simpul mahasiswa Aktivis Anti korupsi (SIMAAK) Meminta kepada pihak pimpinan ataupun birokrasi kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, agar transparan terkait pembayaran Muhktamar Muhammadiyah yang di peruntukkan bagi Mahasiswa.

“Pihak pimpinan atau birokrasi kampus Unismuh telah mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai dengan keinginan serta harapan Mahasiswa,” jelas Ketua Umum SIMAAK Sulselbar, A. Tamrin alias Allink, pada relesnya yang diterima indotimnews.com.

Dijelaskan, mengingat dalam momentum mukhtamar yang ke-47 bulan juni 2015 mendatang akan di laksanakan di Kampus Unismuh Makassar.

“Alhasil yang di sampaikan oleh bapak ketua BPH H. Saipul Saleh dihadapan Mahasiswa baru di Auditorium Al-amin Tidak akan ada pembayaran atau pemungutan bagi mahasiswa baru dan Mahasiswa yang sedang dalam proses penyelesaian,” tambah Allink.

Ironisnya menurut Allink, mahasiswa baru tetap saja membayar dana hibah dan dicantumkan harga Rp.250 ribu, sedangkan mahasiswa yang dalam proses penyelesaian dikenakan dana hibah Rp.150 ribu.

“Ini membuktikan bahwa pendidikan sekarang menjadi komersialisasi dan di jadikan eksploitasi hak bagi mahasiswa terkait Pembayaran Mukhtamar Muhammadiyah juni 2015 mendatang. Kami juga menganggap bahwa pihak pimpinan dan birokrasi kampus terlalu Apriori mengeluarkan kebijakan tanpa melihat secara realita dengan kondisi mahasiswanya,” tegas Ketu SIMAAK.

Dijelaskan, hampir 85 Persen Mahasiswa Asal daerah kuliah di Universitas Muhammadiyah Makassar. Itupun kalau diadakan yang namanya dana hibah tidak semestinya di cantumkan dengan Angka, tergantung dari mahasiswanya seberapa yang ingin mau hibahkan dalam menyambut Mukhtamar Muhammadiyah.

“Hal ini tidak pernah terpikir pihak pimpinan/birokrasi kampus yang seharusnya membicarakan dulu secara internal kampus serta menghadirkan semua ketua lembaga dalam kampus. Jangan hanya membicarakan pada sepihak saja,” pungkas Ketua Umum SIMAAK A. Tamrin. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.