Danlantamal VI ajak personil dan keluarga AL cegah penggunaan dan peredaran narkoba

oleh -183 views

PhotoGrid_1459334617861Makassa– Masalah penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang sangat kompleks, hal ini memerlukan upaya pencegahan yang komprehensif serta kerja sama multidispliner, multisektor, dan peran serta semua komponen bangsa secara aktif.

Menyadari hal itu Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Yusup, SE.,M.M., mengajak Direktur Advokasi, Deputi Bidang 1 Pencegahan BNN Dra. Yunis Farida Oktoris, M.Si untuk memberikan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada Seluruh Prajurit dan PNS Lantamal VI serta ibu-ibu Jalasenastri Korcab VI Arnatim. Tujuannya, agar menyadari bahaya laten penyalahgunaan narkoba serta upaya pencegahannya.

Kegiatan tersebut  di laksanakan Rabu, (30/3) di Gedung Sultan Hasanudin Mako Lantamal VI Makassar dengan dihadiri oleh 400 Personel Lantamal VI.

Dalam sambutannya Danlantamal VI menyampaikan bahaya akibat penggunaan narkoba merupakan ancaman serius yang perlu penanganan khusus lintas sektoral, oleh karena itu diperlukan kerjasama dan komitmen antara TNI AL dan BNN serta instansi terkait lainnya untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba.

“Dengan adanya ceramah sosialisasi tentang narkoba, diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran bagi keluarga besar Lantamal VI akan bahaya narkoba sehingga mampu mencegah terjadinya penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan keluarga besar Lantamal VI,mengingat dampaknya yang sangat luas baik terhadap diri sendiri, keluarga maupun kedinasan”, kata Danlantamal VI.

Sementara itu, Direktur Advokasi, Deputi Bidang 1 Pencegahan BNN Dra. Yunis Farida Oktoris, M.Si mengatakan Bahaya Narkoba memang menjadi permasalahan seluruh lapisan masyarakat, untuk itu diperlukan keterlibatan Lantamal VI.

“Indonesia dinyatakan sebagai darurat narkoba dikarenakan letak geografis yang terbuka menyebabkan Narkoba sudah masuk dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia, Demografis yang sangat besar (250 juta jiwa) menjadi pasar potensial peredaran gelap Narkoba, Peredaran gelap Narkoba bukan hanya menyasar orang dewasa dan remaja, melainkan juga anak-anak, Kerugian akibat penyalahgunaan Narkoba sekitar 63,1 trilyun rupiah (biaya privat & sosial), Sistem penegakkan hukum yang belum mampu memberikan efek jera kepada penjahat Narkoba, Modus operandi dan variasi jenis Narkoba yang terus berkembang, Lapas yang bertransformasi menjadi pusat kendali peredaran gelap Narkoba,” papar Yunis Farida.
“Arahan Presiden RI pada RAKORNAS BNN diperlukan penajaman sektor pada instansi pemerintah khususnya TNI Angkatan Laut Mendukung Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba secara internal maupun eksternal”,

Acara ini juga dihadiri oleh Wadan Lantamal VI Kolonel Marinir Bambang Suryo Aji, Ketua Korcab VI Jalasenastri Armatim Ny. Endang Yusup, para Asisten serta Kadis dan Kasatker Lantamal VI, serta para pengurus Korcab VI Jalasenastri.

(Dispen Lantamal VI Kapt Laut (KH) Suparman Sulo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.