Demi ke Pilkada, empat anggota DPRD Sulsel Mundur

oleh -200 views

images(8)Makassar– Empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat mengajukan pengunduran diri lantaran memilih maju dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015.

“Ada empat anggota DPRD Sulbar yang telah mengajukan pengunduran diri karena memilih maju di Pilkada,” kata Sekretaris DPRD Sulbar, Drs Eman Hermawan di Mamuju, Rabu.

Menurut dia, mundur dari anggota DPRD tersebut berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi sebagaimana judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang (UU Pilkada).

Dalam ketentuan ini, MK memutuskan ketentuan yang mengharuskan anggota legislatif cukup memberitahukan kepada pimpinan ketika mencalonkan diri sebagai kepala atau wakil kepala daerah, inkonstitusional bersyarat.

Sebagaimana ketentuan yang diatur dalam pasal 7 huruf S UU Pilkada itu harus dimaknai mengundurkan diri sejak calon ditetapkan memenuhi persyaratan oleh KPU atau KIP sebagai calon kepala atau wakil kepala daerah bagi anggota legislatif.

Dengan demikian, anggota DPR, DPD, ataupun DPRD wajib mengundurkan diri apabila telah ditetapkan sebagai calon kepala daerah.

Eman mengatakan, surat permohonan pengunduran diri anggota DPRD yang maju di Pilkada masih dalam proses diantaranya pengajuan pengunduran diri Ketua DPRD Sulbar, Aras Tammauni yang maju selaku calon bupati Mamuju Tengah, Firman Argowaskito (Politisi Demokrat) yang maju selaku calon wakil bupati di Pilkada Mamuju, Damris (Politisi Golkar) maju selaku calon wakil bupati Mamuju, Dr Marigun Rasyid (Politisi Golkar) maju di Pilkada Mamuju Utara.

“Sebetulnya akan ada lima anggota DPRD Sulbar yang harus mundur. Namun, calon Pengganti Antar Waktu (PAW), Andi Irfan Sulaiman (Politisi Gerindra)

(antsulsel)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.