Demi Keselamatan Penumpang, Dishubkominfo Bakal Tindak Juragan Bandel

oleh -169 views

Indotimnews– Akibat Speed Boat yang kerap mengalami kemacetan dalam perjalanan dengan rute Rum menuju Ternate sehingga berhenti di pertengahan laut, dan menjadi keresahan bagi penumpang. Mendapat tanggapan serius dari Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tidore Kepulauan.

Kepada Indotimnews.com Kepala Dishubkominfo Tikep Daud Muhammad menjelaskan meskipun ada pembagian kewenangan antara pihaknya dengan syahbandar terkait dengan pemeriksaan speed boat sebelum berlayar, yang dimana pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pengguna speed boat yang mesinnya dibawah 7 Gt sementara diatas 7 Gt itu sudah menjadi kewenangan syahbandar. Bahkan dalam mengeluarkan izin berlayarpun itu juga merupakan kewenangan syahbandar.

Namun sejauh ini pihaknya telah intens melakukan monitoring terhadap pengguna speed boat. Hanya saja menurut Daud, masih banyak terdapat juragan speed yang bandel sehingga dalam proses monitoring itu, mereka tidak menampakan batang hidungnya, melainkan setelah dilakukan monitoring baru mereka muncul untuk mengangkut penumpang dan melakukan pelayaran.

“Kami berharap masalah keselamatan bagi penumpang ini menjadi tanggungjawab bersama untuk di ikhtiarkan oleh pengguna Speed Boat, jadi bagi juragan atau pengguna speed yang mesinnya tidak layak untuk berlayar atau tidak memiliki kesiapan sesuai dengan standar yang diharapkan, seperti busi yang tidak siap sehingga sering mengalami kemacetan di pertengahan jalan. maka akan kita larang untuk mengangkut penumpang dan melakukan pelayaran, sebab kami tidak menginginkan dalam berlayar itu penumpang dibuat resah akibat mesin yang sering mati-mati di pertengahan jalan,” ungkapnya saat ditemui kerjanya.

Olehnya itu, lanjut Mantan kepala Kecamatan Tidore Kota Tikep itu mengatakan Demi menjaga keselamatan penumpang melalui transportasi laut berupa speed boat, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan pihak Syahbandar untuk turun dan melakukan pengawasan secara langsung di lapangan, yang rencananya akan dilakukan pada hari ini Jum`at (18/11/16).

”Besok (Hari Ini. Red) kita akan turun bersama pihak syahbandar untuk melakukan pengawasan terhadap pengguna speed di semua pelabuhan, sehingga kami akan mengecek semua pengendara speed boat baik mesinnya maupun jumlah kapasitas penumpang yang akan diangkut beradasrakan kapasitas yang dibutuhkan dan tidak boleh lebih. selain itu dalam berlayar tidak ada lagi penumpang yang duduk berdekatan dengan mesin, melainkan semuanya harus digiring masuk dan duduk di dalam speed,” tegasnya.

Laporan : Ute

loading...
loading...